Olahraga

Liverpool Comeback, Szoboszlai Jadi Motor Kemenangan atas Atlético

×

Liverpool Comeback, Szoboszlai Jadi Motor Kemenangan atas Atlético

Sebarkan artikel ini
Dominik Szoboszlai merayakan gol Liverpool saat menghadapi Atlético Madrid di Liga Champions
Dominik Szoboszlai merayakan gol Liverpool saat menghadapi Atlético Madrid di Liga Champions

LIVERPOOL – Liverpool mengawali perjalanan di Liga Champions UEFA 2026/2027 dengan kemenangan 2-1 atas Atlético Madrid di Stadion Anfield.

Sempat tertinggal melalui gol Marcos Llorente, The Reds bangkit sebelum jeda dan berbalik unggul pada awal babak kedua. Dominik Szoboszlai menjadi motor kebangkitan Liverpool setelah mencetak gol penyeimbang, sebelum Alexis Mac Allister memastikan kemenangan 2-1 pada menit ke-50.

Atlético membuka keunggulan pada menit ke-17. Marcos Llorente memanfaatkan umpan Julián Alvarez untuk menaklukkan pertahanan Liverpool dan membawa tim tamu unggul 1-0.

Liverpool merespons dengan meningkatkan tekanan. Upaya tersebut membuahkan hasil lima menit sebelum turun minum ketika Szoboszlai mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-40.

Gol tersebut sempat mendapat tinjauan VAR pada menit ke-41. Teknologi tersebut digunakan untuk memeriksa kemungkinan pelanggaran maupun posisi offside dalam proses terciptanya gol.

Setelah peninjauan, gol Szoboszlai tetap disahkan sehingga Liverpool menutup babak pertama dengan skor 1-1.

Mac Allister Lengkapi Comeback

Memasuki babak kedua, Liverpool tidak membutuhkan waktu lama untuk membalikkan keadaan.

Alexis Mac Allister mencetak gol pada menit ke-50 dan membawa Liverpool unggul 2-1. Keunggulan tersebut mampu dipertahankan hingga pertandingan berakhir.

Menariknya, dua gol Liverpool lahir dari pemain lini tengah. Szoboszlai menjadi pencetak gol penyeimbang, sementara Mac Allister mencetak gol yang menentukan kemenangan.

Szoboszlai juga menjadi pemain dengan rating tertinggi dalam pertandingan, yakni 8,09. Penampilannya dinilai menjadi salah satu faktor penting di balik keberhasilan Liverpool membalikkan keadaan.

Liverpool Lebih Efektif

Secara statistik, Atlético unggul dalam penguasaan bola dengan 55 persen berbanding 45 persen milik Liverpool.

Namun, Liverpool lebih agresif dalam menciptakan peluang. The Reds melepaskan 16 tembakan dengan tujuh di antaranya tepat sasaran, sementara Atlético menghasilkan delapan tembakan dan empat tepat sasaran.

Liverpool juga mencatat akurasi operan 86 persen, sedikit di bawah Atlético yang mencapai 88 persen.

Dari sisi pertahanan, Liverpool disebut memenangkan 16 dari 17 tekel atau sekitar 94 persen. Milos Kerkez menjadi salah satu pemain yang menonjol dengan empat tekel sukses.

Gambaran tersebut menunjukkan Liverpool mampu mengimbangi penguasaan bola Atlético dengan permainan yang lebih langsung dan efektif ketika memperoleh kesempatan menyerang.

Szoboszlai Jadi Pembeda

Peran Szoboszlai tidak hanya terlihat dari gol penyeimbang. Pemain asal Hungaria itu juga menjadi penghubung antara lini tengah dan lini serang Liverpool.

Kemampuan bergerak di area tengah serta kontribusinya dalam membangun serangan membuat Liverpool mampu meningkatkan intensitas permainan setelah tertinggal.

Rating 8,09 yang menjadi yang tertinggi di pertandingan mempertegas kontribusinya dalam kemenangan tersebut. Mac Allister berada di bawahnya dengan rating 7,77 sekaligus mencetak gol kedua Liverpool.

Kemenangan ini menjadi modal penting bagi Liverpool dalam membuka fase liga Liga Champions 2026/2027. The Reds menunjukkan kemampuan bangkit setelah tertinggal dan mengamankan tiga poin di hadapan pendukung sendiri.