Internasional

Paspor Malaysia Perkasa, Tembus 10 Besar Dunia

×

Paspor Malaysia Perkasa, Tembus 10 Besar Dunia

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi paspor Malaysia yang masuk 10 besar dunia versi Henley Passport Index 2026.
Ilustrasi paspor Malaysia yang masuk 10 besar dunia versi Henley Passport Index 2026.

KUALA LUMPUR — Paspor Malaysia kembali menunjukkan kekuatan mobilitasnya di tingkat global. Dalam Henley Passport Index 2026, paspor Malaysia menempati peringkat ketujuh dunia dengan akses tanpa visa sebelumnya atau visa saat kedatangan ke 183 destinasi. Posisi itu menempatkan Malaysia dalam jajaran paspor dengan akses perjalanan internasional paling luas.

Meski demikian, Malaysia belum menjadi pemegang paspor terkuat di dunia. Posisi teratas masih ditempati Singapura dengan akses ke 192 destinasi. Jepang, Korea Selatan, dan Uni Emirat Arab berada di posisi kedua dengan masing-masing 188 destinasi. Swedia menempati posisi ketiga dengan 187 destinasi.

Posisi ketujuh Malaysia menarik karena sejajar dengan sejumlah negara maju. Australia, Kanada, Ceko, Latvia, Selandia Baru, Slovakia, dan Slovenia juga berada di peringkat ketujuh dengan skor akses yang sama, yakni 183 destinasi.

Di kawasan Asia Tenggara, Malaysia berada di posisi kedua setelah Singapura. Jaraknya cukup besar dengan negara ASEAN lainnya. Brunei di peringkat ke-19 dengan 163 destinasi, sementara Thailand di posisi ke-63 dengan 77 destinasi.

Indonesia sendiri berada di peringkat ke-68 dengan akses ke 70 destinasi. Filipina di posisi ke-72 dengan 65 destinasi, sedangkan Vietnam menempati peringkat ke-87. Perbedaan itu menunjukkan rentang kekuatan paspor di ASEAN cukup lebar.

Kekuatan paspor diukur berdasarkan jumlah destinasi yang dapat dikunjungi pemegang paspor tanpa visa sebelum keberangkatan. Henley Passport Index menggunakan data Timatic dari International Air Transport Association (IATA) dan diperbarui berkala.

Pemegang paspor peringkat tinggi menikmati keuntungan mobilitas. Perjalanan bisa dilakukan tanpa proses pengajuan visa, mengurangi waktu dan persiapan administratif. Ini menguntungkan wisatawan, pelaku bisnis, maupun masyarakat yang bepergian lintas negara.

Namun, peringkat paspor tidak menggambarkan seluruh aspek kemudahan perjalanan. Persyaratan masuk tetap berbeda berdasarkan tujuan, lama tinggal, dan kebijakan imigrasi negara tujuan. Status bebas visa tetap perlu diperiksa sebelum berangkat.

Henley Passport Index 2026 juga memperlihatkan perubahan besar peta mobilitas global. Rata-rata paspor dunia kini memberi akses ke 108 destinasi, meningkat dari 58 destinasi saat indeks pertama diluncurkan pada 2006.

Dengan akses ke 183 destinasi, paspor Malaysia menjadi salah satu yang tertinggi di dunia sekaligus terkuat kedua di Asia Tenggara. Singapura masih mempertahankan posisi teratas dengan 192 destinasi.

Sumber: Henley Passport Index 2026, IATA