Internasional

Diam-diam Netanyahu Terbang Temui Raja Arab, Ada Apa?

×

Diam-diam Netanyahu Terbang Temui Raja Arab, Ada Apa?

Sebarkan artikel ini
Benjamin Netanyahu dikabarkan Temui Emir UEA
Kolase Benjamin Netanyahu dan Emir Uni Emirat Arab

ABU DHABI – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dikabarkan melakukan kunjungan rahasia Netanyahu ke Abu Dhabi pada Minggu (27/9/2026). Menurut media Israel, ia bertemu Presiden Uni Emirat Arab Sheikh Mohamed bin Zayed Al Nahyan dalam pertemuan berdurasi sekitar satu jam.

Menurut sejumlah pejabat, Netanyahu minta UEA bantah laporan yang sebelumnya beredar. Laporan itu menyebut Presiden Amerika Serikat telah memperingatkan Netanyahu soal ancaman Hamas menjelang serangan 7 Oktober. Hingga kini, kebenaran laporan tersebut belum bisa dikonfirmasi secara independen.

Yang menarik, kunjungan ini diwarnai sejumlah kejanggalan. Kantor Perdana Menteri Israel dilaporkan mengancam akan menuntut media Israel pertama yang mempublikasikan perjalanan tersebut. Namun di saat yang sama, kantor itu sendiri mengumumkan bahwa kunjungan benar terjadi—bukan hanya oleh Netanyahu, tetapi juga istrinya yang tidak memiliki peran resmi pemerintahan.

Netanyahu juga disebut membawa sejumlah pejabat tinggi Israel, termasuk kepala Dewan Keamanan Nasional, kepala Mossad, serta tiga hingga empat orang yang selama ini dikenal sebagai orang dekatnya dan baru saja ditempatkan di posisi-posisi strategis. Komposisi delegasi ini memunculkan dugaan bahwa agenda pertemuan lebih besar dari sekadar permintaan bantahan.

Informasi ini masih mengalir bertahap alias drip-feed. Beberapa media, termasuk Associated Press, mulai memberitakan, tetapi detailnya masih simpang siur. Belum ada keterangan resmi dari pihak UEA maupun Gedung Putih. Motif sebenarnya kunjungan ini juga belum dapat dipastikan: apakah murni soal laporan peringatan tersebut, atau berkaitan dengan kepentingan politik Netanyahu di dalam negeri.

Informasi ini masih berkembang. Sejumlah klaim dalam pemberitaan awal belum terverifikasi penuh. Kunjungan rahasia Netanyahu ke Abu Dhabi menjadi contoh bagaimana informasi yang keluar setetes-setetes berpotensi memicu spekulasi. (Sumber: FRANCE 24)