Internasional

Iran Siarkan Daftar Target Israel, Netanyahu Masuk Bidikan Tehran

×

Iran Siarkan Daftar Target Israel, Netanyahu Masuk Bidikan Tehran

Sebarkan artikel ini
TV Nasional Iran Rilis Daftar Pejabat Israel yang Jadi Target IRGC
Tangkapan Layar TV Nasional Iran Rilis Daftar Pejabat Israel yang Jadi Target IRGC

Ketegangan geopolitik di Timur Tengah kembali memuncak setelah media pemerintah Republik Islam Iran menayangkan grafik berisi daftar target tujuh pejabat tinggi Israel, termasuk Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, yang disebut sebagai sasaran potensial dalam konflik yang terus meningkat di kawasan, menurut rekaman yang beredar di media sosial dan laporan video terbaru.

Penayangan daftar target itu muncul di tengah meningkatnya tensi regional, terutama jelang perundingan antara Washington dan Teheran soal isu nuklir dan keamanan Teluk. Grafik tersebut menggambarkan foto sejumlah pejabat Israel yang ditempatkan dalam tampilan bidikan, sebuah simbol dramatis yang dinilai sebagai pesan keras dari Tehran kepada pemerintahan Israel.

Situasi ini semakin kompleks karena Amerika Serikat telah memperkuat kehadiran militernya di wilayah tersebut dengan pengerahan kapal induk dan armada perang untuk menekan Iran.

Ancaman publik yang melibatkan nama-nama pejabat Israel, termasuk Netanyahu, ikut memicu kekhawatiran negara-negara Teluk yang khawatir eskalasi dapat berubah menjadi konflik lebih luas. Meski belum ada pernyataan resmi dari pemerintah Iran menyangkut target tersebut, siaran grafis itu mencerminkan kenaikan retorika politik dan militer antara kedua negara.

Netanyahu selama ini menjadi figur sentral dalam konfrontasi antara Israel dan Iran. Israel sebelumnya telah menyerang sejumlah target militer dan nuklir Teheran dalam operasi militer yang memicu serangan balasan dari Iran pada Juni 2025 — sebuah konflik yang berlangsung beberapa hari.

Respons Teheran terhadap serangan Israel di masa lalu juga menunjukkan Tehran tidak akan ragu mempertahankan posisi strategisnya. Pimpinan tertinggi Iran sempat memperingatkan bahwa agresi Israel akan menerima konsekuensi serius jika dilanjutkan.

Sementara itu, Amerika Serikat tetap berkomitmen pada dukungan keamanan kepada Israel dan menaruh opsi militer di atas meja jika negosiasi dengan Iran gagal mencapai kesepakatan yang diharapkan.

Ancaman langsung terhadap figur politik tertinggi Israel seperti Netanyahu, meskipun disampaikan melalui media visual, menandai eskalasi retorika yang jarang terlihat secara publik. Hal ini mencerminkan betapa konfrontasi antara dua negara bersenjata nuklir dan aliansi kuat masing-masing bisa memicu gelombang lebih luas dalam stabilitas keamanan regional jika upaya diplomatik gagal. (Sumber: Reuters)