Garda Revolusi Iran (Islamic Revolutionary Guard Corps/IRGC) menyita dua kapal tanker minyak di perairan Teluk Persia yang diduga mengangkut sekitar satu juta liter bahan bakar selundupan. Dalam operasi tersebut, sedikitnya 15 awak kapal turut diamankan aparat Iran.
Mengutip laporan media Iran, Tasnim, yang dilansir Al-Arabiya, Rabu (5/2/2026), penyitaan dilakukan setelah IRGC mendeteksi aktivitas ilegal di jalur pelayaran strategis tersebut. Kedua tanker itu diduga hendak menyelundupkan bahan bakar ke luar wilayah Iran melalui jalur laut.
Otoritas Iran menyebut, operasi ini merupakan bagian dari pengawasan ketat terhadap praktik penyelundupan energi yang merugikan negara. Teluk Persia sendiri dikenal sebagai kawasan vital bagi jalur perdagangan dan distribusi energi global.
Insiden tersebut kembali menegaskan tingginya tensi di Teluk Persia, seiring meningkatnya tekanan geopolitik serta pengamanan ketat Iran terhadap lalu lintas kapal di wilayah strategis itu. (sumber: Tribun news)




