Kondisi jalan utama di Desa Purwadana, Kecamatan Telukjambe Timur, Kabupaten Karawang, kian memprihatinkan. Badan jalan yang menjadi akses vital warga dilaporkan terus mengalami amblesan dan terancam putus.
Kerusakan terjadi pada ruas jalan yang berada tepat di tepi aliran Sungai Citarum. Erosi tanah akibat derasnya aliran air, terutama pascahujan, membuat struktur jalan melemah. Retakan memanjang tampak jelas di sejumlah titik, sementara bagian tepi jalan terus tergerus.
Situasi tersebut memicu kekhawatiran pengguna jalan. Pengendara roda dua maupun roda empat terpaksa melintas dengan ekstra hati-hati karena lebar jalan semakin menyempit. Bahkan, kendaraan harus bergantian melintas, dan tak sedikit pengendara memilih memutar arah demi menghindari risiko longsor susulan.
Salah seorang warga, Lukman, mengatakan retakan pada badan jalan terus bertambah dari hari ke hari.
“Kalau tidak segera ditangani, amblasnya bisa makin melebar dan memutus akses utama warga Desa Purwadana,” ujarnya.
Selain menghambat mobilitas masyarakat, kondisi jalan yang rusak juga membahayakan keselamatan, terutama pada malam hari saat penerangan minim dan ketika hujan turun yang membuat tanah semakin labil.
Warga berharap pemerintah daerah segera turun tangan dengan melakukan penanganan darurat, seperti pemasangan turap atau penguatan tebing Sungai Citarum, guna mencegah kerusakan yang lebih parah.
saat ini, warga setempat masih berjaga di sekitar lokasi sambil mengingatkan pengendara agar berhati-hati saat melintas.




