Bupati Bandung Dadang Supriatna berharap Pengurus Cabang Muslimat Nahdlatul Ulama (PC Muslimat) Kabupaten Bandung tidak sekadar menjadi penonton, tetapi tampil sebagai motor penggerak program pembangunan daerah.
Harapan itu disampaikan saat membuka Konferensi Cabang (Konfercab) Muslimat Kabupaten Bandung sekaligus pelantikan 31 Pengurus Anak Cabang (PAC) Muslimat se-Kabupaten Bandung di Masjid Agung Al Fathu, Sabtu (14/2/2026).
“Muslimat di Kabupaten Bandung ini semakin besar. Jangan hanya jadi penonton. Harus solid, aktif dan terus bergerak dalam pelaksanaan program pembangunan, khususnya bidang perempuan dan anak,” tegas Bupati Bandung, sapaan akrabnya.
Menurutnya, banyak program Pemkab Bandung yang berpihak pada perempuan dan anak yang bisa dikawal langsung oleh Muslimat. Mulai dari pemberdayaan perempuan, perlindungan anak hingga penguatan pendidikan karakter berbasis keluarga.
Ia secara khusus meminta Muslimat turut mengawal program Magrib Mengaji di masjid-masjid sebagai bagian dari pembentukan karakter generasi muda.
“Tolong dikawal program Magrib Mengaji. Ini penting untuk membentuk karakter anak. Termasuk pelatihan pemulasaran jenazah, silakan Muslimat ikut seperti ormas Islam lainnya,” ujarnya.
Dalam sektor ekonomi, Bupati Bandung juga membuka peluang bagi Muslimat untuk mengambil peran dalam Program Makan Bergizi Gratis. Ia menyebut potensi perputaran ekonomi dari program tersebut di Kabupaten Bandung diperkirakan mencapai Rp5,4 triliun per tahun dengan lebih dari 1,2 juta penerima manfaat.
“Ini peluang ekonomi umat. Muslimat bisa terlibat dan memanfaatkan kesempatan usaha yang ada,” katanya.
Selain mendorong peran sosial dan ekonomi, Bupati Bandung berharap PAC Muslimat yang baru dilantik oleh Pengurus Wilayah Muslimat Jawa Barat semakin menggelorakan ajaran Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja) di setiap kecamatan.
Ia juga menyampaikan terima kasih atas dukungan Muslimat dalam Pilkada Kabupaten Bandung, termasuk saat dirinya mencalonkan diri untuk periode kedua.
Menurutnya, sejumlah program pro-umat telah direalisasikan sejak periode pertama, termasuk insentif guru ngaji yang mencapai Rp109 miliar per tahun.
“Selamat dilantik kepada PAC Muslimat se-Kabupaten Bandung. Semoga semakin solid dan bermanfaat bagi umat,” pungkasnya.








