SUKABUMI — Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus memperkuat kualitas pelayanan publik melalui skema perlindungan berbasis asuransi. Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan kesepakatan bersama antara Pemkab Sukabumi dan PT Jasa Raharja Putera di Pendopo Sukabumi, Kamis (26/2/2026).
Kesepakatan ditandatangani langsung oleh Bupati Sukabumi H. Asep Japar bersama Direktur Pemasaran PT Jasa Raharja Putera Imam Hendrawan sebagai langkah awal kolaborasi strategis dalam menghadirkan perlindungan tambahan bagi masyarakat.
Bupati Sukabumi Asep Japar menegaskan, kerja sama tersebut bukan sekadar seremoni administratif, melainkan fondasi penguatan pelayanan publik yang lebih adaptif terhadap berbagai risiko sosial dan aktivitas masyarakat.
Menurutnya, hasil kesepakatan ini selanjutnya akan ditindaklanjuti secara teknis oleh perangkat daerah sesuai kebutuhan layanan di masing-masing sektor.
“Kami ingin meningkatkan kualitas pelayanan publik. Salah satunya melalui perlindungan asuransi agar masyarakat mendapatkan jaminan keamanan yang lebih optimal,” ujar Asep Japar.
Ia menilai, kehadiran sistem perlindungan berbasis asuransi dapat menjadi instrumen penting dalam mendukung program pembangunan daerah, terutama pada sektor pelayanan masyarakat dan pengembangan pariwisata.
Sementara itu, Direktur Pemasaran PT Jasa Raharja Putera Imam Hendrawan menjelaskan bahwa perusahaan yang merupakan bagian dari BUMN tersebut bergerak di bidang asuransi kerugian dengan cakupan perlindungan yang luas.
Perlindungan tersebut meliputi risiko kebakaran, kecelakaan perjalanan, hingga berbagai potensi kerugian lain yang dapat dialami masyarakat maupun pemerintah daerah dalam pelaksanaan layanan publik.
“Salah satu program yang kami dorong adalah asuransi wisata, sehingga masyarakat yang berkunjung ke destinasi wisata memiliki rasa aman selama beraktivitas,” jelasnya.
Imam menambahkan, skema kerja sama yang ditawarkan tidak hanya sebatas perlindungan asuransi, tetapi juga menghadirkan sistem pendukung berbasis teknologi, termasuk integrasi ticketing pada sektor wisata.
Dengan premi yang relatif terjangkau, lanjutnya, layanan tersebut mampu memberikan perlindungan menyeluruh sekaligus meningkatkan profesionalitas pengelolaan destinasi wisata daerah.
“Kerja sama ini bukan hanya perlindungan risiko, tetapi juga menghadirkan nilai tambah melalui sistem layanan yang terintegrasi,” katanya.
Ia pun menyampaikan apresiasi atas kepercayaan Pemerintah Kabupaten Sukabumi dalam membangun kemitraan strategis tersebut.
Kesepakatan ini diharapkan menjadi langkah konkret Pemkab Sukabumi dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin modern, aman, dan berorientasi pada perlindungan masyarakat di tengah meningkatnya dinamika aktivitas sosial dan ekonomi daerah.




