Politik dan Pemerintahan

Diky Candra: Musrenbang Harus Berdampak Nyata

×

Diky Candra: Musrenbang Harus Berdampak Nyata

Sebarkan artikel ini
Murenbang Kota Tasikmalaya
Diky Candra Menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) sektoral yang digelar Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) menggelar untuk menyusun program kerja tahun 2027

TASIKMALAYA – Pemerintah Kota Tasikmalaya kembali menggelar forum strategis untuk merumuskan arah pembangunan daerah melalui Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) sektoral yang diselenggarakan oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kota Tasikmalaya.

Wakil Wali Kota Tasikmalaya Diky Candra menegaskan bahwa Musrenbang tidak boleh sekadar menjadi agenda rutin tahunan yang bersifat administratif.

Hal itu disampaikannya saat membuka Musrenbang sektoral Bakesbangpol di Kota Tasikmalaya, Senin (9/3/2026).

Menurut Diky, forum tersebut harus dimanfaatkan secara serius sebagai ruang merumuskan arah pembangunan daerah, bukan sekadar kegiatan seremonial yang meriah di awal namun minim realisasi program di kemudian hari.

“Musrenbang ini merupakan tahapan penting dalam penyusunan program dan kegiatan pemerintah daerah,” ujar Diky.

Ia menekankan bahwa berbagai aspirasi yang disampaikan oleh peserta forum harus diserap secara komprehensif agar perencanaan pembangunan benar-benar selaras dengan kebutuhan masyarakat.

“Aspirasi dari berbagai pihak harus benar-benar diserap agar perencanaan pembangunan tidak melenceng dari kebutuhan riil masyarakat,” lanjutnya.

Diky menjelaskan bahwa perencanaan pembangunan tahun 2027 merupakan bagian dari pelaksanaan tahun ketiga Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah 2025–2029.

Karena itu, setiap program yang dirancang harus sejalan dengan target dan sasaran yang telah ditetapkan dalam dokumen perencanaan daerah tersebut.

Adapun tema pembangunan Kota Tasikmalaya pada 2027 menitikberatkan pada peningkatan pertumbuhan ekonomi serta penguatan pelayanan publik guna mendorong kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, perencanaan yang matang serta kondisi daerah yang kondusif akan membuka peluang lebih besar bagi masuknya investasi baru ke Kota Tasikmalaya.

“Kalau iklim daerah kondusif dan programnya jelas, investasi bisa masuk. Dampaknya tentu pada pertumbuhan ekonomi, daya beli masyarakat, hingga peningkatan pendapatan daerah,” jelasnya.

Meski demikian, Diky mengingatkan pemerintah daerah agar tidak cepat berpuas diri dengan capaian pembangunan yang telah diraih sejauh ini.

Ia menilai masih banyak pekerjaan rumah yang harus diperkuat bersama untuk menghadapi tantangan pembangunan ke depan.

“Jangan sampai kita terlena dengan apa yang ada di pelupuk mata. Pembangunan memang menunjukkan kemajuan di beberapa sektor, tetapi tantangan ke depan tentu jauh lebih besar,” tegasnya.

Forum Musrenbang tersebut dihadiri berbagai unsur, mulai dari DPRD, Forkopimda, perangkat daerah, camat, organisasi kemasyarakatan, hingga kalangan akademisi.

Melalui forum tersebut, pemerintah berharap hasil Musrenbang tidak hanya berhenti sebagai dokumen perencanaan,