Daerah

Arus Balik, Kendaraan Mogok di Gentong Mekanik Panen

×

Arus Balik, Kendaraan Mogok di Gentong Mekanik Panen

Sebarkan artikel ini
Tanjakan Gentong Tasikmalaya
Banyak Kendaraan Mogok di Tanjakan Gentong Tasikmalaya

TASIKMALAYA — Arus balik Lebaran 2026 di jalur selatan Jawa Barat diwarnai kendala teknis. Sejumlah kendaraan dilaporkan mogok saat melintasi Tanjakan Gentong, Selasa (24/3/2026).

Tanjakan legendaris yang dikenal ekstrem itu kembali menjadi titik krusial bagi para pemudik, terutama kendaraan dengan kondisi mesin yang kurang prima.

Salah seorang pemudik, Ajang Herdiana (36), mengaku mobil yang dikendarainya tiba-tiba kehilangan tenaga saat berada di tengah tanjakan.

“Mobil mendadak tidak kuat menanjak, jadi saya menepi dulu agar tidak mengganggu arus kendaraan lain,” ujarnya.

Ajang menduga kerusakan terjadi pada sistem kopling. Ia pun langsung menghubungi bengkel terdekat untuk mendapatkan penanganan.

Fenomena kendaraan mogok ini tidak terjadi satu dua kali. Sepanjang siang hingga sore, sejumlah kendaraan roda dua dan roda empat tampak berhenti di bahu jalan karena mengalami gangguan serupa.

Di balik situasi tersebut, para mekanik justru kebanjiran pekerjaan. Salah satunya Indri (22), yang sejak pagi terus menerima panggilan perbaikan dari pemudik.

“Saat ini saya sedang membongkar mobil yang rusak koplingnya. Dari tadi hampir tidak berhenti,” ujarnya.

Menurut Indri, mayoritas kerusakan disebabkan oleh kopling yang aus serta sistem pengereman yang tidak optimal saat menghadapi tanjakan panjang.

Ia juga menyoroti kesalahan umum pengemudi yang mempercepat kerusakan kendaraan.

“Banyak yang pakai teknik setengah kopling saat menanjak. Harusnya pakai rem tangan saat berhenti, supaya kopling tidak cepat habis,” jelasnya.

Bersama dua rekannya, Indri mengaku mampu menangani hingga 10 kendaraan dalam satu hari saat puncak arus balik.

Lonjakan kendaraan mogok ini sekaligus menjadi pengingat penting bagi pemudik untuk memastikan kondisi kendaraan tetap prima sebelum melakukan perjalanan jauh, terutama saat melintasi jalur ekstrem seperti Gentong.

Sementara itu, arus lalu lintas di kawasan tersebut terpantau masih ramai namun relatif terkendali, meski sempat terjadi perlambatan akibat kendaraan yang mengalami gangguan di tanjakan.