Daerah

Puncak Arus Balik Tasikmalaya Terlewati, Lalu Lintas Melandai

×

Puncak Arus Balik Tasikmalaya Terlewati, Lalu Lintas Melandai

Sebarkan artikel ini
Arus Balik Tasikmalaya
Puncak Arus Balik Lebaran Talur Tasikmalaya Terlewati

TASIKMALAYA — Kepadatan arus balik Lebaran 1447 Hijriah di wilayah Polres Tasikmalaya Kota mulai menunjukkan tren penurunan signifikan. Polisi memastikan puncak arus kendaraan telah terlewati.

Kasat Lantas Polres Tasikmalaya Kota, Riki Kustiawan, mengungkapkan volume kendaraan yang sempat memuncak dalam beberapa hari terakhir kini berangsur normal.

“Sejak kemarin siang, kami beberapa kali memberlakukan rekayasa lalu lintas, termasuk pengalihan arus dari arah Ciawi ke Singaparna dan dari Sindangkasih ke pusat kota. Namun saat ini sudah tidak diberlakukan lagi,” ujarnya, Selasa (24/3/2026) malam.

Menurutnya, kondisi lalu lintas yang semakin kondusif menandakan fase kritis arus balik telah terlampaui. Penurunan ini juga dipengaruhi oleh mulai aktifnya kembali kegiatan masyarakat di berbagai sektor.

“Sebagian besar masyarakat sudah kembali bekerja. Kemungkinan pemudik jarak jauh juga sudah kembali lebih awal, sehingga arus kendaraan mulai menurun,” jelasnya.

Data di lapangan menunjukkan, pada Selasa malam, kepadatan kendaraan mengalami penurunan dibandingkan hari sebelumnya. Situasi ini memberi ruang bagi petugas untuk mengembalikan pola pengaturan lalu lintas ke kondisi normal.

Selama masa arus balik H+1 hingga H+3, aparat kepolisian tercatat telah menerapkan sistem satu arah (one way) hingga enam kali, terutama untuk mengurai kepadatan kendaraan dari arah timur ke barat.

“Untuk hari ini hanya satu kali penarikan arus. Selebihnya kami terapkan sistem sepenggal jarak jauh dari Malangbong sejak pukul 16.00 WIB,” tambah Riki.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa Operasi Ketupat Lodaya 2026 berlangsung sejak 13 hingga 25 Maret. Setelah itu, kepolisian akan melanjutkan dengan Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD).

Langkah tersebut dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan aktivitas masyarakat pascalibur Lebaran, termasuk berakhirnya masa libur sekolah.

Dengan tren penurunan ini, polisi memastikan arus balik di Tasikmalaya berlangsung relatif terkendali, sekaligus menandai berakhirnya periode puncak mobilitas Lebaran tahun ini.