Politik dan Pemerintahan

May Day Sukabumi Cair, Wabup Andreas Ngariung Bareng Buruh

13
×

May Day Sukabumi Cair, Wabup Andreas Ngariung Bareng Buruh

Sebarkan artikel ini
Wabup Sukabumi
Wakil Bupati (Wabup) Sukabumi H. Andreas berbaur bersama para buruh yang tergabung dalam DPC Konfederasi Serikat Buruh Muslimin Indonesia (SARBUMUSI) Kabupaten Sukabumi memperingati Hari Buruh Internasional

SUKABUMI — Peringatan Hari Buruh Internasional di Kabupaten Sukabumi berlangsung berbeda. Tidak ada aksi turun jalan ataupun orasi panas.

Wakil Bupati Sukabumi H. Andreas justru membaur bersama para buruh dalam suasana santai dan penuh kekeluargaan di Santa Sea Waterpark, Jumat, 1 Mei 2026.

Kegiatan tersebut digelar DPC Konfederasi Serikat Buruh Muslimin Indonesia (SARBUMUSI) Kabupaten Sukabumi.

Dalam kesempatan itu, Andreas mengapresiasi konsep peringatan May Day yang dinilai lebih sejuk dan membangun kebersamaan.

“Ini luar biasa. Saya sangat mengapresiasi kegiatan ini,” ujar Andreas.

Di hadapan para buruh, Andreas juga menyinggung upaya pemerintah daerah dalam mendorong investasi masuk ke Kabupaten Sukabumi.

Menurutnya, iklim investasi yang sehat menjadi salah satu kunci peningkatan kesejahteraan masyarakat, termasuk kalangan pekerja.

“Kami telah menyiapkan langkah dan strategi agar investasi banyak masuk Kabupaten Sukabumi,” katanya.

Ia menjelaskan, pemerintah daerah saat ini fokus mengembangkan sektor pariwisata, pertanian, dan industri sebagai penopang pertumbuhan ekonomi daerah.

Karena itu, dibutuhkan dukungan semua pihak agar situasi daerah tetap kondusif dan ramah investasi.

Sementara itu, Ketua DPC K SARBUMUSI Kabupaten Sukabumi, Usman Abdul Faqih, mengatakan organisasinya sengaja memilih konsep peringatan Hari Buruh yang lebih dialogis dan rekreatif.

Menurutnya, May Day tidak harus selalu identik dengan demonstrasi di jalan.

“Selain kegiatan ini, kami juga menggelar berbagai rangkaian acara seperti turnamen futsal dan lomba karya tulis,” ujarnya.

Suasana akrab tampak mewarnai kegiatan tersebut. Para buruh, pengurus serikat, hingga pejabat daerah terlihat berbaur tanpa sekat.