Manchester United meraih kemenangan penting pada laga Boxing Day Liga Inggris 2025 dengan menaklukkan Newcastle United 1-0 di Old Trafford, Sabtu dini hari (27/12/2025). Gol tunggal Patrick Dorgu memastikan Setan Merah menjaga rekor sempurna laga kandang Boxing Day sekaligus memperbaiki posisi di klasemen.
Gol Voli Dorgu Jadi Penentu Kemenangan
Gol kemenangan Manchester United tercipta pada menit ke-24 lewat tendangan voli Patrick Dorgu yang memanfaatkan bola liar di kotak penalti. Gol tersebut menjadi gol pertama Dorgu bersama Manchester United sejak bergabung musim ini dan langsung memberi dampak signifikan.
Absennya Bruno Fernandes karena cedera membuat Lisandro Martinez dipercaya mengenakan ban kapten. Di bawah kepemimpinannya, lini pertahanan Manchester United tampil solid dan mampu meredam serangan Newcastle hingga peluit akhir Boxing Day.

Rekor Boxing Day dan Posisi Klasemen
Kemenangan ini memperpanjang catatan Manchester United yang belum pernah kalah di kandang pada laga Boxing Day Liga Inggris. Tambahan tiga poin juga membawa MU naik ke peringkat kelima klasemen sementara musim 2025/2026, sementara Newcastle harus tertahan di posisi ke-11.
Hasil ini sekaligus menjadi pembalasan setelah sebelumnya MU kalah telak 1-4 dari Newcastle pada pertemuan April 2025 di St. James’ Park.
Profil Patrick Dorgu
Patrick Dorgu (lahir 26 Oktober 2004) tercatat sebagai pemain sepakbola berkewarganegaraan Denmark yang saat ini bermain sebagai bek kiri atau bek sayap kiri untuk klub Liga Utama Inggris, Manchester United, dan tim nasional Denmark.
Dorgu sebenarnya keturunan Afrika. Dia emiliki darah Nigeria dari kedua orang tuanya.
Amorim Soroti Mental Pemain Muda
Di balik kemenangan tersebut, pelatih Ruben Amorim menyoroti persoalan internal tim, khususnya mentalitas pemain muda. Ia menilai sebagian pemain terlalu merasa “berhak” tanpa menunjukkan konsistensi di lapangan.
“Kadang kata-kata keras bukan kata-kata buruk. Momen sulit bukan hal buruk untuk anak-anak. Mereka harus belajar bertahan dan berjuang,” ujar Amorim.
Menurutnya, tantangan terbesar
Manchester United saat ini bukan hanya performa di lapangan, tetapi juga pemahaman pemain tentang arti membela klub sebesar Manchester United.





