Pemerintah Kabupaten Bandung melakukan perombakan struktur birokrasi. Sebanyak 154 pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Administrator, dan Fungsional resmi dilantik di Gedung Moh. Toha, Soreang, Jumat (20/2/2026).
Bupati Bandung, Dadang Supriatna menegaskan, rotasi dan promosi jabatan ini merupakan langkah strategis memperkuat fondasi pemerintahan dalam menghadapi kompleksitas pembangunan daerah.
Menurutnya, penataan jabatan dilakukan secara objektif dan proporsional dengan mengedepankan kompetensi, integritas, dan administrasi.
“Kepercayaan masyarakat hanya bisa dibangun oleh aparat yang memiliki integritas, loyalitas, dan komitmen untuk mengabdi. Setiap penempatan jabatan harus berbasis kapasitas dan tanggung jawab,” tegasnya.
Pelantikan tersebut bertepatan dengan satu tahun kepemimpinan Dadang Supriatna bersama Wakil Bupati Ali Syakieb. Tahun pertama disebut sebagai fase pembentukan fondasi, konsolidasi internal, dan pemetaan arah pembangunan Kabupaten Bandung.
Ia menilai tantangan pelayanan publik ke depan akan semakin besar seiring meningkatnya ekspektasi masyarakat.
Momentum pelantikan juga diproyeksikan sebagai penguat komitmen mewujudkan visi Kabupaten Bandung Lebih Bedas (Bangkit, Edukatif, Dinamis, Agamis, dan Sejahtera). Para pejabat diminta mengimplementasikan nilai BerAKHLAK dalam budaya kerja sehari-hari.
“Segera lakukan konsolidasi, lakukan perbaikan, dan responsif terhadap perubahan. Kita harus menghadirkan birokrasi yang efektif, profesional, dan berkualitas,” ujarnya.
Sebagai simbol komitmen pembangunan berkelanjutan, kegiatan ditutup dengan penanaman pohon di kawasan Stadion Olah Raga Si Jalak Harupat. Bupati berharap seluruh pejabat membuktikan amanah jabatan melalui kinerja yang profesional, berintegritas, dan berdedikasi melayani masyarakat.








