Internasional

Rusia Desak Serangan ke Iran Segera Dihentikan

×

Rusia Desak Serangan ke Iran Segera Dihentikan

Sebarkan artikel ini
Ledakan Terjadi di Teheran Akibat Serangan Rudal Israel dan AS
Ledakan Terjadi di Teheran Akibat Serangan Rudal Israel dan AS

DUBAI— Pemerintah Rusia mendesak penghentian segera seluruh serangan militer terhadap Iran dan meminta krisis yang berkembang di Timur Tengah segera dikembalikan ke jalur diplomasi serta penyelesaian politik.

Dalam pernyataan resminya, Kementerian Luar Negeri Rusia menilai serangan terhadap Iran sebagai tindakan agresi yang tidak dapat dibenarkan serta melanggar hukum internasional terhadap negara berdaulat.

Moskow juga menegaskan bahwa Amerika Serikat dan Israel harus bertanggung jawab penuh atas dampak eskalasi konflik yang berpotensi mengguncang stabilitas kawasan maupun keamanan global.

“Serangan terhadap Iran merupakan langkah gegabah dan tindakan agresi tanpa provokasi,” demikian pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Rusia.

Perkembangan ini muncul setelah Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, melakukan komunikasi langsung melalui sambungan telepon dengan Menteri Luar Negeri Rusia, Sergei Lavrov.

Dalam pembicaraan tersebut, Araghchi menyampaikan rencana Iran untuk menginisiasi pertemuan darurat Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) guna membahas situasi keamanan terbaru.

Lavrov, menurut Kremlin, mengecam keras serangan militer terhadap Iran dan menyatakan kesiapan Rusia membantu mencari resolusi damai, termasuk melalui mekanisme Dewan Keamanan PBB.

Pemerintah Rusia juga menyoroti fakta bahwa serangan terjadi di tengah berlangsungnya upaya negosiasi damai terkait program nuklir Iran, yang dinilai justru memperburuk peluang penyelesaian diplomatik.

Media dan pejabat Rusia menyebut tindakan Washington dan Tel Aviv sebagai langkah berbahaya yang berpotensi menyeret kawasan Timur Tengah menuju krisis kemanusiaan, ekonomi, bahkan ancaman bencana nuklir.

Kekhawatiran Moskow meningkat terutama terkait keselamatan fasilitas Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Bushehr di Iran, satu-satunya pembangkit nuklir negara tersebut yang dibangun dan dioperasikan dengan dukungan teknis Rusia.

Meski beredar laporan bahwa salah satu serangan terjadi di sekitar wilayah Bushehr, hingga kini belum ada konfirmasi mengenai kerusakan fasilitas tersebut.

Rusia diketahui memiliki kepentingan langsung di proyek nuklir tersebut, termasuk penyediaan bahan bakar serta pengelolaan limbah nuklir.

Sebelumnya, Moskow bahkan sempat mengevakuasi sebagian staf teknisnya saat ketegangan militer meningkat pada tahun lalu.

Moskow menegaskan bahwa prioritas utama saat ini adalah mencegah eskalasi lebih luas yang dapat memicu konflik regional terbuka dengan konsekuensi global yang sulit dikendalikan. (Sumber: Youtube Al Jazeera)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *