GARUT – Anggota DPRD Jawa Barat dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS), H. Ahab Sihabudin, mengajak masyarakat untuk memaksimalkan ibadah selama bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah.
Ajakan tersebut disampaikan saat kegiatan Reses II Tahun Sidang 2025–2026, sekaligus mengingatkan pentingnya menjadikan Ramadhan sebagai momentum memperkuat keimanan dan menghadapi berbagai persoalan bangsa.
Dalam kegiatan reses tersebut, Ahab Sihabudin menekankan bahwa Ramadhan merupakan bulan penuh keberkahan dan keutamaan bagi umat Islam. Oleh karena itu, ia mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kualitas ibadah dengan memperbanyak amal kebaikan serta memperkuat hubungan dengan Allah SWT.
Tingkatkan Ibadah dan Ketakwaan di Bulan Ramadhan
Menurut Ahab, Ramadhan adalah kesempatan bagi umat Islam untuk memperbanyak ibadah seperti membaca Al-Qur’an, memperbanyak dzikir, meningkatkan ketaatan, serta melaksanakan i’tikaf, khususnya pada 10 hari terakhir menjelang Hari Raya Idul Fitri.
Ia juga mengingatkan pentingnya meneladani Rasulullah SAW dalam memanfaatkan Ramadhan sebagai momentum memperkuat keimanan dan ketakwaan.
“Sebagai umat Nabi Muhammad SAW, kita patut mencontoh bagaimana Rasulullah memaksimalkan ibadah selama Ramadhan. Terutama pada 10 hari terakhir yang memiliki banyak keutamaan,” ujar Ahab.
Ia menambahkan, kesibukan sehari-hari tidak boleh menjadi alasan untuk mengurangi kualitas ibadah di bulan suci tersebut. Menurutnya, meskipun aktivitas kehidupan tetap berjalan seperti biasa, umat Islam harus tetap menjaga semangat beribadah.
Keutamaan Membaca Al-Qur’an di Bulan Ramadhan
Ahab juga menjelaskan bahwa salah satu amalan yang sangat dianjurkan selama Ramadhan adalah membaca Al-Qur’an. Ia menyebutkan bahwa setiap huruf yang dibaca dari Al-Qur’an akan mendapatkan pahala sepuluh kebaikan.
Namun pada bulan Ramadhan, pahala tersebut dilipatgandakan oleh Allah SWT hingga 70 bahkan 700 kali lipat. Hal ini menunjukkan betapa besar keutamaan ibadah di bulan suci tersebut.
“Ramadhan adalah bulan penuh keberkahan, bahkan menjadi bulan terbaik di antara 12 bulan dalam satu tahun,” katanya saat menyampaikan pesan kepada masyarakat di DPD PKS Garut.
Ramadhan Jadi Momentum Menghadapi Tantangan Bangsa
Selain meningkatkan ibadah, Ahab juga mengajak masyarakat menjadikan Ramadhan sebagai momentum untuk memperkuat kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan bangsa, termasuk persoalan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.
Menurutnya, kondisi saat ini masih menghadapi berbagai tantangan, salah satunya berkaitan dengan distribusi anggaran yang sampai ke desa-desa yang mengalami pengurangan sehingga berpengaruh terhadap kesejahteraan masyarakat.
“Kita harus menyadari bahwa kondisi tersebut tentu berdampak secara rasional terhadap kesejahteraan masyarakat, baik di desa maupun di tingkat pemerintah,” jelasnya.
Perbanyak Doa untuk Keselamatan Bangsa
Di tengah berbagai tantangan tersebut, Ahab mengajak masyarakat untuk tetap berikhtiar dan bersabar sembari meningkatkan ibadah serta memperbanyak doa untuk keselamatan bangsa dan negara.
Ia meyakini bahwa jika masyarakat memaksimalkan ibadah di bulan Ramadhan dan mendoakan kebaikan bagi Indonesia, maka hal tersebut akan membawa dampak positif bagi masa depan bangsa.
Menurutnya, Ramadhan merupakan momentum penting untuk mengumpulkan energi spiritual yang dapat menjadi kekuatan dalam menghadapi berbagai persoalan kehidupan.
“Ramadhan adalah momentum bagi kita untuk mengumpulkan energi spiritual dalam menghadapi kehidupan yang lebih panjang. Jangan anggap sepele kekuatan doa,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan bahwa dalam sejarah Islam, banyak peristiwa besar yang terjadi di bulan Ramadhan, seperti Perang Badar dan Fathu Mekah. Bahkan, kemerdekaan Republik Indonesia juga terjadi pada bulan Ramadhan.
“Hal itu menunjukkan bahwa Ramadhan sering menjadi momentum penting dalam menyelesaikan berbagai persoalan besar,” pungkasnya.








