Daerah

Dirjen Tinjau BSPS Sumedang, 550 RTLH Segera Diperbaiki

×

Dirjen Tinjau BSPS Sumedang, 550 RTLH Segera Diperbaiki

Sebarkan artikel ini
Bupati
Bupati Dampingi Dirjen Kawasan Permukiman Tinjau Calon Penerima BSPS di Sumedang

SUMEDANG – Direktur Jenderal Kawasan Permukiman Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman Fitrah Nur meninjau langsung rumah calon penerima program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Kelurahan Situ, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, Jumat (13/3).

Peninjauan dilakukan untuk memastikan kondisi rumah tidak layak huni (RTLH) yang akan menerima bantuan perbaikan melalui program tersebut.
Dalam kunjungannya, Fitrah menegaskan pemerintah pusat berkomitmen mempercepat penanganan RTLH agar masyarakat dapat tinggal di hunian yang sehat dan layak.

“Rumah dengan tingkat kelembaban tinggi seperti ini harus segera dibantu karena berpotensi menjadi sumber penyakit bagi penghuninya,” ujar Fitrah saat meninjau salah satu rumah warga.

Ia menjelaskan, penentuan rumah mana saja dengan status RTLH akan ditetapkan melalui Surat Keputusan (SK). Dengan demikian, proses perbaikan dapat segera dilaksanakan tanpa menunggu waktu lama.

Turut mendampingi kunjungan tersebut, Bupati Kabupaten Sumedang Dony Ahmad Munir menyampaikan bahwa pada tahap awal program BSPS, sebanyak 550 unit rumah tidak layak huni di Sumedang akan diperbaiki menjadi rumah layak huni.

“Pada tahap pertama terdapat 550 rumah yang akan diperbaiki. Salah satunya di wilayah Sumedang Kota dengan sekitar 100 rumah tidak layak huni,” kata Dony.

Ia menambahkan program perbaikan RTLH tersebut didukung anggaran lebih dari Rp10 miliar serta melibatkan berbagai pihak, termasuk sektor usaha dan partisipasi masyarakat.

Selain dukungan pemerintah, program ini juga diperkuat melalui dana PT CKJT melalui skema Corporate Social Responsibility (CSR) sebesar Rp5 juta per unit serta bantuan dari BAZNAS sebesar Rp3 juta.

Sementara itu, kontribusi masyarakat dilakukan melalui gotong royong tenaga dari warga sekitar yang dikoordinasikan oleh pengurus RT dan RW setempat.

Dony optimistis kolaborasi pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat akan mempercepat penanganan rumah tidak layak huni di Sumedang.

“Dengan kebersamaan dan gotong royong, rumah tidak layak huni di Sumedang diharapkan segera berubah menjadi rumah yang sehat dan layak ditempati,” pungkasnya.