Nasional

Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Bitung Sulut, BMKG : Awas Tsunami !

×

Gempa Magnitudo 7,6 Guncang Bitung Sulut, BMKG : Awas Tsunami !

Sebarkan artikel ini
Tangkapan Layar Info BMKG Tentang Gempa Bitung Sulut
Tangkapan Layar Info BMKG Tentang Gempa Bitung Sulut

BITUNG — Gempa bumi kuat berkekuatan magnitudo 7,6 mengguncang wilayah Bitung, Sulawesi Utara, memicu kepanikan warga dan peringatan dini tsunami dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, Kamis (2/4/2026).

Berdasarkan data resmi, pusat gempa berada sekitar 129 kilometer tenggara Bitung dengan kedalaman 62 kilometer. Koordinat gempa tercatat di 1,25 Lintang Utara dan 126,27 Bujur Timur.

BMKG menegaskan gempa ini berpotensi tsunami, meski statusnya masih bersifat peringatan dini dan dapat berubah sesuai perkembangan analisis lanjutan.

“Gempa berpotensi tsunami, masyarakat diimbau tetap waspada dan mengikuti arahan resmi,” demikian keterangan BMKG.

Guncangan kuat juga dirasakan hingga Manado, menyebabkan sejumlah bangunan mengalami kerusakan. Di kawasan Terminal Malalayang, beberapa tiang penyangga dilaporkan roboh, sementara kaca bangunan pecah akibat getaran keras.

Warga yang berada di dalam gedung berhamburan keluar untuk menyelamatkan diri. Kepanikan meluas seiring guncangan yang terasa cukup lama dan kuat.

Di sejumlah titik di Bitung, kerusakan bangunan terlihat cukup signifikan. Dinding retak hingga runtuh, material bangunan berserakan di jalan, serta etalase toko roboh yang menyebabkan barang dagangan jatuh berantakan.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan resmi terkait jumlah korban jiwa maupun luka-luka. Namun, aparat dan tim tanggap darurat dilaporkan mulai bergerak melakukan pendataan serta evakuasi di lokasi terdampak.

Pihak berwenang mengimbau masyarakat, khususnya yang berada di wilayah pesisir, untuk segera menjauhi pantai dan menuju tempat yang lebih tinggi guna mengantisipasi potensi tsunami.

Situasi masih berkembang, sementara BMKG terus memantau aktivitas seismik dan akan memperbarui informasi secara berkala.