Politik dan Pemerintahan

KDS Ziarah ke Makam Mantan Bupati, Kirim Pesan Keteladanan

×

KDS Ziarah ke Makam Mantan Bupati, Kirim Pesan Keteladanan

Sebarkan artikel ini
KDS
Di tengah peringatan Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung, Bupati Bandung Dadang Supriatna atau Kang DS (KDS) memilih memulai momentum bersejarah itu dengan menundukkan kepala

BANDUNG – Di tengah peringatan Hari Jadi ke-385 Kabupaten Bandung, Bupati Bandung Dadang Supriatna atau Kang DS (KDS) memilih memulai momentum bersejarah itu dengan menundukkan kepala di hadapan jasa para pendahulu.

KDS memimpin langsung ziarah ke makam para mantan Bupati Bandung, Kamis (16/4/2026), sebagai bentuk penghormatan atas pengabdian panjang para pemimpin yang telah meletakkan fondasi daerah.

Ziarah dilakukan di lima titik, yakni TMP Cikutra, Situs Makam Dalem Kaum, Situs Makam Karang Anyar, TPU Porib, hingga Situs Makam Dayeuhkolot.

Turut mendampingi KDS, Wakil Bupati Bandung Ali Syakieb, Sekda Kabupaten Bandung Cakra Amiyana, unsur Forkopimda, kepala OPD, tokoh agama, hingga keluarga besar pendiri Kabupaten Bandung.

Dalam suasana khidmat, KDS mengaku bersyukur bisa bersilaturahmi dengan keluarga besar Raden Adipati Wiranatakusumah II, tokoh yang dikenal sebagai pendiri Kabupaten Bandung.

Raden Adipati Wiranatakusumah II memimpin Kabupaten Bandung pada 1794–1829 dan menjadi tonggak sejarah perjalanan pemerintahan daerah hingga kini memasuki usia 385 tahun.

“Alhamdulillah, saya berkesempatan bertemu dengan keluarga dari pendiri Kabupaten Bandung. Tidak terasa, saat ini Kabupaten Bandung sudah berusia 385 tahun,” ujar KDS.

Ia menegaskan, ziarah ini bukan sekadar agenda seremonial tahunan, melainkan upaya merawat memori kolektif tentang nilai kepemimpinan, pengabdian, dan pengorbanan yang diwariskan para pendahulu.

Menurutnya, para mantan Bupati Bandung layak disebut pahlawan daerah karena telah banyak memberikan kontribusi bagi kemajuan masyarakat.

“Para pemimpin Bandung ini adalah pahlawan. Banyak hal yang telah mereka lakukan dan korbankan. Maka sudah sepatutnya kita mendoakan mereka,” tegasnya.

Dalam kesempatan itu, KDS juga mendoakan dua mantan Bupati Bandung yang masih hidup, yakni Obar Sobarna dan Dadang Naser, agar diberi kesehatan dan umur panjang untuk terus memberikan sumbangsih pemikiran bagi Kabupaten Bandung.

Menariknya, agenda ziarah ini tidak berhenti pada romantisme sejarah. Dari makam para pendahulu, KDS langsung mengaitkan pesan keteladanan dengan tantangan aktual daerah, terutama persoalan banjir di Dayeuhkolot, Baleendah, hingga Banjaran.

Usai ziarah, ia dijadwalkan melanjutkan takziah kepada warga terdampak banjir sekaligus mengonsolidasikan penanganan berbasis kolaborasi pentahelix.

KDS mengajak seluruh elemen, mulai pemerintah daerah, Forkopimda, masyarakat, hingga pemerintah pusat dan provinsi, untuk bersama-sama mencari solusi permanen banjir.

“Ini bagian dari ikhtiar kita meneladani pengabdian para pemimpin terdahulu, bekerja untuk rakyat dan mencari solusi terbaik bagi daerah,” tandasnya.