Hukrim

Rokok Berisi Tembakau Sintetis Disergap, Lapas Karawang Diguncang Upaya Penyelundupan

14
×

Rokok Berisi Tembakau Sintetis Disergap, Lapas Karawang Diguncang Upaya Penyelundupan

Sebarkan artikel ini
Penyelundupan
Penyelundupan Tembakau Sintetis ke Lapas Digagalkan Petugas

KARAWANG – Modus penyelundupan narkotika ke dalam penjara kembali terbongkar. Kali ini, pelaku menyamarkannya dalam batang rokok untuk mengelabui petugas di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Karawang.

Sebanyak 48 batang rokok yang diduga berisi tembakau sintetis berhasil diamankan petugas pada Rabu (16/4), dari dua pengunjung berinisial SG dan NIP.

Keduanya kedapatan membawa masing-masing dua bungkus rokok yang telah dimodifikasi. Barang tersebut rencananya diserahkan kepada warga binaan berinisial YA dan AM, atas perintah seseorang berinisial AS.

Modus yang digunakan terbilang rapi. Tembakau sintetis dimasukkan ke dalam lintingan rokok, lalu dikemas ulang agar tampak seperti rokok biasa.

Cara ini kerap digunakan untuk mengelabui petugas karena sulit dikenali secara kasat mata.

Namun upaya tersebut gagal total.

Kecurigaan petugas muncul saat salah satu warga binaan terlihat gelagapan usai menerima kunjungan. Sikap mencurigakan itu langsung ditindaklanjuti dengan pemeriksaan lebih lanjut.

Petugas Satuan Operasional Kepatuhan Internal (Satops Patnal) bersama jajaran pengamanan lapas kemudian melakukan penggeledahan.

Hasilnya, ditemukan perbedaan mencolok pada isi lintingan rokok yang mengarah pada dugaan kandungan zat terlarang.

Seluruh barang bukti beserta pihak yang terlibat langsung diserahkan ke Satuan Reserse Narkoba Polres Karawang untuk proses hukum lebih lanjut.

Kepala Lapas Karawang, Ma’ruf Prasetyo, menegaskan tidak ada toleransi terhadap peredaran narkoba di dalam lapas.

“Kami tidak akan memberi celah sedikit pun bagi upaya penyelundupan narkotika. Pengawasan akan terus kami perketat,” tegasnya.

Ia juga menekankan pentingnya sinergi dengan aparat penegak hukum dalam memutus rantai peredaran narkoba di dalam lapas.

“Kerja sama dengan kepolisian menjadi kunci. Kami pastikan Lapas Karawang tetap bersih dari narkoba,” tandasnya.

Kasus ini kembali menjadi alarm keras bahwa jaringan peredaran narkotika masih terus mencari celah, termasuk melalui modus-modus baru yang semakin terselubung.