Internasional

Israel Mulai Deportasi Aktivis Armada Bantuan Gaza

×

Israel Mulai Deportasi Aktivis Armada Bantuan Gaza

Sebarkan artikel ini
Pesawat Turkish Airlines

SPIRITS.ID – Para aktivis Armada Global Sumud yang ditahan Israel usai dicegat di perairan internasional diperkirakan tiba di Istanbul pada Kamis malam seiring dimulainya proses deportasi.

Berdasarkan informasi dari Crisis Desk Armada Global Sumud, para aktivis dijadwalkan pulang ke negara asal masing-masing hari ini dan diperkirakan mendarat di Istanbul sekitar pukul 18.00 waktu setempat.

Sementara itu, organisasi hak asasi manusia dan bantuan hukum Adalah menyampaikan bahwa para aktivis yang ditahan Israel telah dipindahkan dari Penjara Ktziot untuk menjalani deportasi.

Dalam pernyataan tertulis, Adalah menyebut seluruh aktivis Armada Global Sumud yang ditahan secara tidak sah telah dikeluarkan dari penjara guna menjalani proses pemulangan.

Adalah mengatakan pihaknya telah menerima konfirmasi resmi bahwa para aktivis sedang menuju proses repatriasi ke negara masing-masing.

Organisasi tersebut menilai tindakan Israel, mulai dari intersepsi ilegal di perairan internasional, penahanan sewenang-wenang, hingga perlakuan buruk terhadap aktivis damai, sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap hukum internasional.

Di sisi lain, Korea Selatan mengumumkan bahwa dua warga negaranya yang ditahan Israel dalam insiden Armada Global Sumud telah dideportasi.

Mengutip kantor berita Yonhap, juru bicara kepresidenan Korea Selatan Kang Yu-jung mengatakan pemerintah merasa “sangat prihatin” atas penahanan dua warganya, Kim Ah-hyun dan Kim Dong-hyeon, oleh Israel.

Sebelumnya, Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung juga mengecam tindakan Israel yang menahan para aktivis Armada Global Sumud di perairan internasional.

Ia bahkan menyatakan penangkapan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu patut dipertimbangkan jika memasuki wilayah Korea Selatan.

Armada Global Sumud diketahui menjalankan misi untuk menembus blokade Gaza sekaligus menyalurkan bantuan kemanusiaan ke wilayah tersebut.

Pada 18 Mei, militer Israel menyerang armada berisi 50 kapal yang membawa 428 aktivis dari 44 negara ketika berlayar menuju Gaza di perairan internasional. Armada tersebut turut membawa 78 peserta asal Turkiye.

Sebelumnya, pada akhir April, armada yang sama juga mendapat intervensi dari militer Israel di dekat Pulau Kreta, Yunani, saat membawa 177 aktivis dalam misi kemanusiaan.

Israel juga tercatat pernah melancarkan serangan serupa pada Agustus 2025 terhadap armada yang mengangkut lebih dari 500 aktivis dari lebih 44 negara menuju Gaza.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *