BANDUNG – Wakil Bupati Bandung, *Ali Syakieb* meresmikan program Rumah Layak Huni milik Lisna, seorang warga kurang mampu di Kampung Nagrak, Desa Jatisari, Kecamatan Cangkuang, Rabu (24/6).
Kehadiran program hasil kelolaan badan amil zakat ini dinilai menjadi bukti nyata bahwa dana umat bisa langsung dirasakan manfaatnya oleh masyarakat kecil yang membutuhkan.
Dalam peresmian tersebut, *Ali Syakieb* menegaskan bahwa program *Rumah Layak Huni* Baznas (RLHB) ini bukan sekadar urusan pembangunan fisik belaka. Langkah ini merupakan bentuk kehadiran negara dan lembaga sosial dalam menghadirkan rasa aman serta kenyamanan psikologis bagi keluarga penerima manfaat, terutama saat menghadapi cuaca ekstrem.
Politisi yang kini menjabat sebagai orang nomor dua di Kabupaten Bandung itu juga mengapresiasi Baznas Kabupaten Bandung yang konsisten menjadi mitra strategis pemerintah. *Ali Syakieb* mendorong agar program *Rumah Layak Huni* ini terus diperluas mengingat wilayah Kabupaten Bandung yang sangat luas dengan 31 kecamatan masih memiliki kantong-kantong kemiskinan yang butuh intervensi cepat.
Lebih lanjut, kolaborasi kokoh antara pemerintah daerah dan lembaga penghimpun zakat dianggap *Ali Syakieb* sebagai kunci utama. Akselerasi penuntasan masalah sosial di lapangan tidak akan bisa berjalan optimal tanpa adanya perluasan jangkauan program *Rumah Layak Huni* yang didanai dari zakat, infak, dan sedekah masyarakat tersebut.
Di lokasi yang sama, raut kebahagiaan terpancar dari wajah Lisna. Ia berkisah, sebelum mendapatkan bantuan bedah rumah ini, gubuk reyot yang ditinggalinya selalu bocor dan membuat keluarganya cemas setiap kali hujan deras mengguyur wilayah Cangkuang.
“Alhamdulillah, sekarang rumah saya sudah layak dan kokoh. Dulu kalau hujan selalu kebocoran di mana-mana. Terima kasih banyak kepada Baznas dan Pemerintah Kabupaten Bandung atas bantuan yang sangat berharga ini,” tutur Lisna dengan mata berkaca-kaca.








