TASIKMALAYA – Pencegahan stunting jadi fokus Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya. Pencegahan stunting dilakukan lewat edukasi nutraceutical dan probiotik berbasis pangan lokal di Puskesmas Cikoneng.
Pencegahan stunting dikampanyekan dengan praktik langsung. Pencegahan stunting diharapkan makin efektif dengan pemanfaatan bahan pangan lokal yang mudah didapat masyarakat.
Pencegahan stunting juga dibarengi penguatan imunitas. Pencegahan stunting melalui probiotik sederhana dinilai bisa berkelanjutan di tingkat keluarga.
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat PkM ini mengusung tema Intervensi Suplementasi PMT Nutraceutical Sumber Daya Pangan Lokal untuk Penurunan Prevalensi Balita Stunting serta Pemanfaatan Probiotik Berbasis Bahan Lokal sebagai Upaya Penurunan Stunting dan Peningkatan Imunitas.
Dua narasumber, Apt. Shandra Isasi Sutiswa, http://S.Farm., http://M.S.Farm. dan Apt. Nunung Yulia, http://M.Si., memberikan materi terkait manfaat nutraceutical dan probiotik bagi kesehatan anak.
Apt. Shandra Isasi Sutiswa menegaskan stunting masih menjadi tantangan besar. Ia menyebut Indonesia memiliki banyak sumber pangan lokal bergizi yang bisa dimanfaatkan sebagai nutraceutical.
“Stunting masih menjadi tantangan di berbagai daerah. Karena itu masyarakat perlu diberikan edukasi agar mampu memanfaatkan pangan lokal yang bergizi sebagai salah satu langkah pencegahan,” ujar Shandra, Kamis 9/7/2026.
Ia menambahkan pemanfaatan bahan pangan lokal tidak hanya baik untuk kesehatan, tetapi juga mendukung ketahanan pangan keluarga.
Sementara itu, Apt. Nunung Yulia menjelaskan probiotik berbahan lokal memiliki banyak manfaat. Di antaranya menjaga kesehatan saluran pencernaan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, serta mendukung pertumbuhan anak.
“Melalui bahan lokal, masyarakat dapat membuat probiotik secara sederhana sehingga manfaatnya bisa dirasakan secara berkelanjutan oleh keluarga,” kata Nunung.
Selain penyuluhan, peserta juga mengikuti praktik membuat probiotik sederhana dari bahan lokal. Materi yang disampaikan meliputi pencegahan stunting dan wasting, pentingnya gizi seimbang, manfaat nutraceutical dan probiotik, hingga penerapan pola hidup sehat.
Peserta tampak antusias. Mereka aktif berdiskusi dan bertanya soal manfaat pangan lokal, cara pembuatan probiotik, hingga langkah mencegah stunting di lingkungan keluarga.
Melalui kegiatan ini, Jurusan Farmasi Poltekkes Kemenkes Tasikmalaya berharap masyarakat semakin memahami pentingnya konsumsi makanan bergizi. Pemanfaatan potensi pangan lokal dan pola hidup sehat diharapkan menjadi kunci menurunkan angka stunting dan meningkatkan kesehatan keluarga.
Jumlah Kata: 360
1 Long Tail Keyword:
pencegahan stunting nutraceutical probiotik bahan pangan lokal Tasikmalaya
1 Kata Kunci di Paragraf 1,2,3,4:
Pencegahan stunting
Meta Description:
Poltekkes Tasik ajarkan cara cegah stunting pakai nutraceutical dan probiotik dari pangan lokal. Mudah, murah, dan bisa dibuat di rumah. Simak caranya!




