BANDUNG – Mengurus jenazah hukumnya fardhu kifayah. Saat memimpin sambutan dan doa di pemakaman ada adab yang diajarkan Al-Qur’an dan Hadits sahih agar khusyuk dan sesuai sunnah.
1. Landasan Syar’i
Allah memerintahkan memuliakan jenazah sesama Muslim.
Al-Qur’an:
وَلَقَدْ كَرَّمْنَا بَنِي آدَمَ
“Dan sungguh Kami telah memuliakan anak-anak Adam” QS. Al-Isra: 70
Hadits:
Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi ﷺ bersabda:
أَسْرِعُوا بِالْجِنَازَةِ
“Percepatlah pengurusan jenazah…” HR. Bukhari 1315 & Muslim 944
2. Tata Cara Sambutan Singkat Sebelum Doa
Sambutan di pemakaman tujuannya mengingatkan, menguatkan, dan menenangkan keluarga. Cukup 3-5 menit.
Urutan yang dianjurkan:
1. Buka dengan puji dan salam
“الحمد لله، والصلاة والسلام على رسول الله ﷺ. السلام عليكم ورحمة الله وبركاته”
2. Takziah dan pengingat kematian
Al-Qur’an:
كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ
“Setiap yang bernyawa akan merasakan mati” QS. Ali Imran: 185
3. Sebutkan kebaikan almarhum
Hadits:
اذْكُرُوا مَحَاسِنَ مَوْتَاكُمْ
“Sebutkanlah kebaikan-kebaikan orang yang telah meninggal di antara kalian” HR. Abu Dawud 4899 – Hasan
4. Ajak memaafkan dan mengikhlaskan
Minta keluarga dan hadirin menghalalkan kesalahan almarhum.
5. Ajak bersabar
إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ
“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un”
Al-Qur’an:
إِنَّمَا يُوَفَّى الصَّابِرُونَ أَجْرَهُم بِغَيْرِ حِسَابٍ
“Hanya orang-orang yang bersabarlah yang disempurnakan pahalanya tanpa batas” QS. Az-Zumar: 10
3. Tata Cara Memimpin Doa Setelah Penguburan
Setelah jenazah dikubur dan diratakan tanahnya, dianjurkan berdiri menghadap kiblat.
Hadits:
كَانَ النَّبِيُّ ﷺ إِذَا فَرَغَ مِنْ دَفْنِ الْمَيِّتِ وَقَفَ عَلَيْهِ فَقَالَ: اسْتَغْفِرُوا لِأَخِيكُمْ وَسَلُوا لَهُ التَّثْبِيتَ، فَإِنَّهُ الْآنَ يُسْأَلُ
“Nabi ﷺ apabila selesai mengubur jenazah, beliau berdiri di sampingnya lalu bersabda: ‘Mohonkanlah ampunan untuk saudaramu dan mintakanlah keteguhan untuknya, karena sekarang dia sedang ditanya’” HR. Abu Dawud 3221 – Sahih
Bacaan Doa yang dianjurkan:
1. Istighfar 3x: أَسْتَغْفِرُ الله
2. Doa keteguhan di alam kubur:
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لَهُ وَارْحَمْهُ وَعَافِهِ وَاعْفُ عَنْهُ… اللَّهُمَّ ثَبِّتْهُ عِنْدَ السُّؤَالِ
“Ya Allah ampuni dia, rahmati dia, sehatkan dia, maafkan dia… Ya Allah kokohkan dia saat ditanya malaikat”
3. Doa untuk seluruh Muslim:
اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِلْمُسْلِمِينَ وَالْمُسْلِمَاتِ
4. Tutup dengan Al-Fatihah: الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ
Boleh menghadiahkan pahala bacaan untuk mayit.
Akhiri dengan mengaminkan bersama. Setelah itu bubar tanpa meratap.
4. Hal yang Dihindari
1. Pidato panjang, berpolitik, atau membuka aib
2. Ratapan, jeritan, dan doa yang tidak ada tuntunannya
3. Gaduh saat berdoa
Intinya: singkat, khusyuk, dan meneladani Rasulullah ﷺ. Kita mengantar dengan doa, bukan dengan tangis berlebihan.
Semoga Allah menerima amal almarhum dan memberi kesabaran kepada keluarga.
1 Long Tail Keyword:
tata cara sambutan dan memimpin doa menguburkan jenazah menurut islam
1 Kata Kunci:
doa menguburkan jenazah
Meta Description:
Lengkap! Tata cara sambutan dan memimpin doa menguburkan jenazah sesuai Al-Qur’an & Hadits sahih. Ada teks Arab, latin, dan artinya.




