Uncategorized

Argentina Gagal Juara: Messi Nangis, Paredes Ngamuk

×

Argentina Gagal Juara: Messi Nangis, Paredes Ngamuk

Sebarkan artikel ini
Argentina
Hasil final Piala Dunia 2026 Spanyol vs Argentina diwarnai air mata Scaloni, kartu merah Paredes, dan tangis Messi. Argentina gagal juara

NEW JERSEY – Hasil final Piala Dunia 2026 Spanyol Argentina 1-0 untuk kemenangan Spanyol menyisakan duka mendalam di kubu Albiceleste. Argentina gagal Juara.

Namun tragedi tak berhenti di peluit akhir. Keributan pecah di tengah lapangan saat Leandro Paredes terlibat cekcok dengan pemain Spanyol—mencekik Eric Garcia dan membanting Gavi ke tanah hingga mendapat kartu merah setelah laga usai.

Hasil final Piala Dunia 2026 Spanyol Argentina juga menjadi akhir pahit bagi Lionel Messi, sang mega bintang pun tak kuasa menahan air mata usai pertandingan. Pemain berusia 39 tahun itu gagal mempertahankan gelar juara dunia. Sepanjang laga, Messi benar-benar dimatikan lini tengah Spanyol yang dipimpin Rodri. Ia baru melepaskan tembakan pertama pada menit ke-117—hanya satu tembakan sepanjang pertandingan. Argentina bahkan tidak mencatatkan satu tembakan pun selama 90 menit waktu normal.

Scaloni final Piala Dunia 2026 menjadi sorotan. Pelatih Argentina itu menangis di konferensi pers dan meninggalkan ruangan lebih awal. “Sejujurnya, jiwaku sangat terluka. Aku merasakan rasa sakit yang mendalam di dalam diriku,” katanya sambil menahan tangis. Scaloni mengaku akan berbicara dengan Presiden AFA mengenai masa depannya, meski menegaskan akan menyelesaikan kontrak hingga Desember 2026.

Reaksi Scaloni final Piala Dunia 2026 juga menyentuh masa depan Messi. “Dia adalah pemain sepak bola terbaik sepanjang masa. Itu sungguh luar biasa,” ujar Scaloni. Meski gagal di final, Messi mengakhiri turnamen dengan delapan gol dan empat assist, berkontribusi pada hampir 75 persen gol Argentina. Namun momen paling mengharukan terjadi saat prosesi medali—Messi menangis di atas podium.

Hasil final Piala Dunia 2026 Spanyol Argentina juga menorehkan rekor pahit: Argentina gagal menjadi juara bertahan pertama sejak Brasil 1962 yang mempertahankan gelar. Enzo Fernandez menerima kartu merah pada menit ke-93 setelah kartu kuning kedua, membuat Argentina bermain dengan 10 pemain di babak perpanjangan waktu. Kekalahan ini sekaligus mengakhiri rekor 37 pertandingan tak terkalahkan Argentina.

Di tengah duka Argentina, Spanyol merayakan gelar kedua mereka. Namun perayaan itu diwarnai insiden—Paredes dan beberapa pemain Argentina lainnya harus dilerai sebelum akhirnya menerima medali runner-up. Final yang seharusnya menjadi pesta sepak bola justru berakhir dengan air mata, kemarahan, dan pertanyaan besar tentang masa depan Messi dan Scaloni di timnas Argentina.