NEW JERSEY – Di luar lapangan hijau, Final Piala Dunia 2026 menyisakan catatan kontroversial terkait manajemen waktu dan hiburan. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, FIFA menggelar pertunjukan jeda paruh waktu (halftime show) yang melibatkan deretan bintang global seperti Shakira, Madonna, Justin Bieber, BTS, Burna Boy, hingga Coldplay.
Namun, kemewahan panggung ini berdampak langsung pada alur pertandingan. Laporan lapangan menyebutkan bahwa pertunjukan tersebut memaksa laga berhenti hingga 27 menit, sebuah durasi yang dianggap berlebihan oleh sebagian pengamat sepak bola. Hal ini berkontribusi pada kesan pertandingan yang “terputus-putus” dan kurang mengalir, selain faktor taktik Argentina yang cenderung mengganggu ritme lawan.
Kehadiran figur publik juga menambah sorotan. Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, terlihat tiba di stadion menumpang helikopter sebelum kick-off, menambah nuansa politis dan selebritas pada acara olahraga terbesar dunia ini.
Meski pertandingan di lapangan dinilai agak membosankan karena minimnya gol di waktu normal, kemeriahan di tribun dan panggung utama justru mencuri perhatian. Kritikus menilai bahwa fokus berlebihan pada hiburan komersial dan kehadiran tokoh politik sedikit mengaburkan esensi sportifitas murni, meski akhirnya Spanyol tetap keluar sebagai juara yang pantas lewat permainan teknis yang superior di perpanjangan waktu.




