NEW JERSEY – Spanyol resmi menjadi juara Piala Dunia 2026 setelah mengalahkan Argentina 1-0 melalui perpanjangan waktu di MetLife Stadium, New Jersey, Senin (20/7) dini hari WIB. Gol tunggal Ferran Torres pada menit ke-106 memastikan La Roja mengangkat trofi Piala Dunia kedua setelah 2010. Lebih dari itu, kemenangan ini mencatatkan sejarah: Spanyol adalah negara Eropa pertama yang menjuarai Piala Dunia yang digelar di benua Amerika.
Perjalanan juara Piala Dunia 2026 Spanyol dibangun di atas fondasi pertahanan terbaik sepanjang sejarah. Sepanjang delapan pertandingan, gawang Spanyol yang dikawal Unai Simon hanya kebobolan satu gol—saat melawan Belgia di perempat final. Rekor Spanyol juara Piala Dunia ini memecahkan rekor sebelumnya yang dipegang Prancis (1998), Italia (2006), dan Spanyol sendiri (2010) yang masing-masing kebobolan dua gol.
Rekor Spanyol juara Piala Dunia lainnya: tim asuhan Luis de la Fuente kini tidak terkalahkan dalam 38 pertandingan beruntun, memecahkan rekor Italia. Pelatih berusia 65 tahun itu menjadi pelatih tertua yang menjuarai Piala Dunia. Sementara Lamine Yamal dan Pau Cubarsi—keduanya 19 tahun—menjadi remaja keempat dan kelima yang tampil di final Piala Dunia.
Gelar ini sekaligus mengawinkan trofi Euro 2024 dan Piala Dunia 2026. Spanyol menjadi negara pertama sejak era keemasan 2008-2012 yang kembali menguasai sepak bola dunia melalui kombinasi gelar Eropa dan dunia. Di atas lapangan, dominasi Spanyol begitu terasa: 65 persen penguasaan bola dan 20 tembakan sepanjang laga. Argentina bahkan baru melepaskan tembakan pertama pada menit ke-117—catatan pertama dalam sejarah final Piala Dunia.
Kapten Rodri meraih Golden Ball sebagai pemain terbaik turnamen, Unai Simon meraih Golden Glove, sementara Pau Cubarsi dinobatkan sebagai pemain muda terbaik. Juara Piala Dunia 2026 Spanyol telah mengukir namanya dalam sejarah sebagai salah satu tim terhebat yang pernah ada.




