LONDON – Era baru manajemen Arsenal di bawah direktur olahraga Andrea Berta langsung menunjukkan taringnya. Untuk menyeimbangkan neraca keuangan dan membuka ruang gaji, Arsenal resmi melepas Leandro Trossard ke Besiktas dengan nilai fantastis hingga €20 juta. Langkah ini merupakan bagian dari strategi “bersih-bersih” skuad yang digagas Andrea Berta untuk mendanai perekrutan pemain elite.
Penjualan Trossard dinilai tepat mengingat produktivitasnya yang mulai menurun, sekaligus memberikan jalan bagi kedatangan bintang baru yang lebih tajam di lini serang.
Target utama Andrea Berta dikabarkan adalah Julian Alvarez dari Atletico Madrid. Arsenal dilaporkan siap menggelontorkan dana besar untuk memboyong penyerang Argentina tersebut guna melengkapi serangan. Selain Alvarez, nama Bruno Guimarães dari Newcastle United juga masuk radar untuk memperkuat lini tengah.
Kehadiran Andrea Berta membawa pendekatan bisnis yang lebih agresif dibandingkan era sebelumnya, di mana penjualan pemain sering kali tersendat dan menghambat inovasi skuad.
Tidak hanya Trossard, Jakub Kiwior juga dilepas ke FC Porto seharga €17 juta. Langkah ini menegaskan komitmen Andrea Berta untuk menciptakan fluiditas finansial. Uang hasil penjualan ini akan langsung disuntikkan untuk merekrut winger kiri baru, kemungkinan besar Rafael Leao, serta bek tengah pengganti William Saliba yang cedera.
Strategi ini berisiko namun diperlukan agar Arsenal tidak hanya bergantung pada satu atau dua pemain kunci saja.
Dengan filosofi transfer yang jelas, Andrea Berta ingin memastikan setiap posisi memiliki kualitas depth yang mumpuni. Ia belajar dari kesalahan masa lalu di mana keterbatasan anggaran membuat Arsenal kesulitan bersaing di momen kritis.
Kini, dengan likuiditas yang lebih baik berkat penjualan pemain surplus, Arsenal berharap dapat menyelesaikan lima pekerjaan rumah besar mereka, termasuk memperbaiki strategi peminjaman pemain muda dan meningkatkan departemen medis untuk mencegah cedera berulang di musim depan.




