Daerah

Kekeringan Meluas di Karawang Selatan, Ribuan Warga Andalkan Mata Air Pegunungan ‎

×

Kekeringan Meluas di Karawang Selatan, Ribuan Warga Andalkan Mata Air Pegunungan ‎

Sebarkan artikel ini
Sumur warga dan saluran air mengering, memaksa masyarakat mencari sumber air alternatif hingga ke kaki Gunung Cipaga Kabupaten Karawang
Sumur warga dan saluran air mengering, memaksa masyarakat mencari sumber air alternatif hingga ke kaki Gunung Cipaga Kabupaten Karawang

KARAWANG – Musim kemarau yang berkepanjangan menyebabkan krisis air bersih semakin meluas di wilayah selatan Kabupaten Karawang. Sumur warga dan saluran air mengering, memaksa masyarakat mencari sumber air alternatif hingga ke kaki Gunung Cipaga.
‎
‎Sejak beberapa hari terakhir, warga Desa Wargasetra, Kecamatan Tegalwaru, setiap hari mengantre di Mata Air Binong untuk mendapatkan air bersih. Mereka rela berjalan sekitar satu kilometer sambil membawa galon dan jeriken demi memenuhi kebutuhan minum, memasak, hingga mandi.
‎
‎Salah seorang warga, Lukman, mengatakan dirinya sudah sekitar lima tahun memanfaatkan Mata Air Binong sebagai sumber air minum. Di tengah kekeringan yang terjadi saat ini, mata air tersebut menjadi andalan warga karena tetap mengalir.
‎
‎”Setiap hari saya ke sini ambil dua galon untuk kebutuhan minum. Airnya dari mata air pegunungan, jadi kami tidak perlu beli air isi ulang,” kata Lukman beberapa waktu lalu.
‎
‎Ia juga menyebut Mata Air Binong tidak pernah sepi pengunjung. Warga dari berbagai daerah datang silih berganti untuk mengambil air sehingga antrean terjadi hampir setiap hari.
‎
‎Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Karawang mencatat dampak kekeringan terus meluas. Sebanyak 4.044 kepala keluarga (KK) atau 12.155 jiwa di sembilan desa terdampak krisis air bersih. Desa-desa tersebut berada di empat kecamatan, yakni Tegalwaru, Ciampel, Pangkalan, dan Telukjambe Barat.
‎
‎Kondisi ini menunjukkan kekeringan di Karawang Selatan semakin mengkhawatirkan, sementara kebutuhan air bersih masyarakat terus meningkat seiring belum turunnya hujan.