SUMEDANG – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengumumkan komitmen kuat pemerintah daerah dalam membenahi infrastruktur jalan melalui alokasi anggaran sebesar Rp 100 miliar dalam APBD 2027. Kesepakatan ini telah disepakati bersama DPRD Sumedang saat Rapat Paripurna Penandatanganan Nota Kesepakatan KUA PPAS 2027 di Gedung DPRD, Senin (10/8/2026). Dengan suntikan dana tersebut, target kemantapan perbaikan jalan kabupaten sepanjang hampir 800 km diproyeksikan mencapai 95 persen pada tahun depan.
Langkah ambisius ini menandai pergeseran paradigma dari sekadar menambal lubang menjadi pemeliharaan berkelanjutan yang terukur dan berdampak langsung pada konektivitas antarwilayah.
Untuk memastikan fondasi yang kokoh menjelang 2027, program perbaikan jalan tahun 2026 tetap berjalan masif dengan 56 ruas yang sedang ditangani mulai dari pemeliharaan, rehabilitasi, hingga peningkatan kapasitas. Dony menegaskan bahwa proses pengadaan dan pelaksanaan saat ini mencakup berbagai tahapan agar tidak ada tumpang tindih jadwal. “Sekarang perbaikan jalan ada yang sudah selesai, sedang dikerjakan, dan sedang proses pengadaan,” jelasnya.
Kontinuitas ini krusial untuk menjaga momentum percepatan pembangunan fisik sebelum memasuki tahun anggaran baru yang lebih besar.
Secara teknis, beberapa titik strategis kini menjadi fokus utama dalam agenda infrastruktur jalan. Ruas menuju Surian di blok Haurpapak tengah ditangani, sementara koridor Pasirhuni-Jingkang-Cisumur serta Burujul-Sanca yang sempat tertunda akhirnya mulai diperbaiki pada Agustus ini. Selain itu, akses menuju TPSA Cijeruk juga telah dimulai pengerjaannya.
Prioritas ini diambil berdasarkan tingkat urgensi ekonomi dan mobilitas masyarakat, memastikan bahwa perbaikan jalan tidak hanya bersifat kosmetik tetapi benar-benar menyelesaikan bottleneck transportasi yang selama ini menghambat distribusi barang dan jasa di wilayah pedalaman.
Dukungan pusat turut memperkuat upaya lokal dalam mewujudkan infrastruktur jalan yang mantap. Ruas Darmaraja-Cibugel serta Limusnunggal-Cipeles dan Pamulihan-Cicarimanah ke Cipeles Tomo mendapatkan pendanaan dari Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah. Sinergi antara APBD Rp 100 miliar dan dana Inpres ini diharapkan dapat memangkas waktu penyelesaian proyek secara signifikan.
Bagi warga Sumedang, ini adalah kabar baik bahwa mimpi memiliki jaringan jalan mulus tanpa berlubang bukan lagi utopia, melainkan target realistis yang akan segera terwujud demi kesejahteraan dan pemerataan pembangunan di seluruh penjuru kabupaten.





