BRUGES – Aston Villa mengawali kiprahnya di fase liga Liga Champions UEFA 2026/2027 dengan kemenangan dramatis. The Villans menundukkan tuan rumah Club Brugge 3-2 di Stadion Jan Breydel, Selasa (8/9/2026) malam waktu setempat atau Rabu dini hari WIB.
John McGinn, Emiliano Buendía, dan Nicolas Jackson menjadi pencetak gol Aston Villa. Sementara Club Brugge membalas melalui Hugo Vetlesen dan Nicolò Tresoldi dari titik penalti.
McGinn sekaligus mencatat sejarah sebagai pencetak gol pertama pada fase liga Liga Champions musim 2026/2027. UEFA mencatat gelandang Aston Villa tersebut membuka keunggulan pada menit ke-11.
Villa Mengamuk di Babak Pertama
Aston Villa tampil agresif sejak awal. McGinn membawa tim tamu unggul setelah memanfaatkan umpan Pau Torres pada menit ke-11.
Club Brugge merespons delapan menit kemudian. Hugo Vetlesen menyamakan kedudukan pada menit ke-19 setelah menerima umpan Jan Virgili.
Namun, Villa hanya membutuhkan waktu tiga menit untuk kembali memimpin. Emiliano Buendía mencetak gol pada menit ke-22 setelah bekerja sama dengan João Gomes.
Tekanan Villa berlanjut. Nicolas Jackson kemudian memperlebar keunggulan menjadi 3-1 pada menit ke-43. Pau Torres kembali berperan dalam proses gol tersebut.
Aston Villa bahkan memiliki peluang untuk mencetak lebih banyak gol sebelum jeda. Mereka menutup babak pertama dengan tiga gol sekaligus mengakhiri paceklik gol setelah gagal mencetak gol dalam tiga pertandingan Premier League sebelumnya.
Brugge Bangkit, Villa Bertahan
Club Brugge tampil lebih agresif selepas jeda. Tuan rumah akhirnya mendapatkan peluang emas setelah Aaron Wan-Bissaka melakukan handball di dalam kotak penalti.
Wasit Sandro Schärer memberikan penalti setelah situasi tersebut ditinjau VAR. Nicolò Tresoldi menjalankan tugasnya dengan baik dan memperkecil ketertinggalan menjadi 2-3 pada menit ke-61.
Gol tersebut membuat pertandingan kembali terbuka. Club Brugge terus menekan untuk mencari gol penyama kedudukan.
Kiper Aston Villa, Zion Suzuki, menjadi salah satu pemain penting dalam upaya mempertahankan keunggulan. Ia melakukan sejumlah penyelamatan ketika Brugge meningkatkan tekanan.
Villa juga harus bekerja keras meredam serangan dari sisi sayap yang beberapa kali merepotkan pertahanan mereka. Unai Emery kemudian melakukan sejumlah pergantian pemain, termasuk memasukkan Ross Barkley, Lamare Bogarde, dan Alysson untuk menjaga keseimbangan tim.
Hingga peluit panjang berbunyi, Club Brugge tidak mampu mencetak gol ketiga. Aston Villa pun membawa pulang kemenangan 3-2.
Efektif di Tengah Dominasi Brugge
Secara statistik, Club Brugge lebih dominan dalam penguasaan bola dengan sekitar 64 persen berbanding 36 persen milik Aston Villa. Namun, Villa jauh lebih efektif dalam menciptakan peluang.
Aston Villa melepaskan 21 tembakan dengan sembilan di antaranya tepat sasaran. Sementara Club Brugge mencatat 14 tembakan dan tujuh tepat sasaran.
Hasil tersebut membuat Aston Villa mengawali fase liga dengan tiga poin. UEFA juga menetapkan John McGinn sebagai Player of the Match atas penampilannya dalam kemenangan tersebut.
Bagi Unai Emery, kemenangan ini menjadi modal penting setelah Villa mengalami awal musim yang sulit di kompetisi domestik. The Villans kini memiliki alasan kuat untuk percaya diri menatap pertandingan-pertandingan berikutnya di Liga Champions.








