Uncategorized

KDS ke Kementan, Jemput Solusi Kekeringan Sawah Bandung

×

KDS ke Kementan, Jemput Solusi Kekeringan Sawah Bandung

Sebarkan artikel ini
KDS Kementan
Bupati Bandung, Dadang Supriatna bersama Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, Ina Dewi Kania dan Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten Bandung, Zeis Zultaqawa melaksanakan koordinasi mitigasi kekeringan dan pengairan pertanian bersama Kementerian Pertanian RI

JAKARTA – Bupati Bandung Dadang Supriatna bergerak cepat mengantisipasi ancaman kekeringan yang berpotensi menghantam sektor pertanian di Kabupaten Bandung.

Didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung Ina Dewi Kania dan Kepala Dinas PUTR Kabupaten Bandung Zeis Zultaqawa, Dadang Supriatna melakukan koordinasi strategis bersama Kementerian Pertanian RI melalui Direktorat Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian (Ditjen LIP) di Jakarta, Rabu (20/5/2026).

Pertemuan tersebut membahas langkah percepatan mitigasi kekeringan dan penguatan sistem pengairan pertanian guna menjaga produktivitas pangan tetap stabil di tengah ancaman perubahan iklim.

Berbagai strategi dibahas dalam koordinasi itu, mulai dari optimalisasi sumber air, pemanfaatan jaringan irigasi pertanian, hingga langkah antisipatif menjaga pasokan air untuk lahan pertanian masyarakat.

Bupati Bandung yang akrab disapa KDS menegaskan pentingnya sinergi pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

Menurutnya, penguatan infrastruktur pengairan menjadi kunci utama agar sektor pertanian tetap bertahan menghadapi musim kemarau dan perubahan cuaca ekstrem.

“Penguatan sistem pengairan pertanian sangat penting untuk menjaga keberlangsungan produksi pangan masyarakat,” ujar KDS.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bandung, Ina Dewi Kania, menyebut sektor pertanian membutuhkan dukungan irigasi yang memadai agar aktivitas tanam petani tetap berjalan optimal.

“Melalui koordinasi ini, diharapkan program mitigasi kekeringan dan penguatan irigasi pertanian dapat segera direalisasikan untuk mendukung pertanian Kabupaten Bandung yang lebih BEDAS,” katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *