Hukrim

Rumah di Cileunyi Dibobol Maling, Pelaku Menyamar Jadi Pemulung

×

Rumah di Cileunyi Dibobol Maling, Pelaku Menyamar Jadi Pemulung

Sebarkan artikel ini
Tangkapan Layar Rekaman CCTV, Maling menyamar jadi Pemulung yang membobol rumah di Cileunyi Kabupaten Bandung

BANDUNG – Aksi pencurian dengan modus menyamar kembali meresahkan warga. Kali ini, sebuah rumah di kawasan perumahan Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, menjadi sasaran pembobolan oleh komplotan pencuri berkedok pemulung atau tukang rongsok.

Peristiwa ini terjadi saat pemilik rumah tengah melakukan mudik dalam rangka merayakan Hari Raya Idul Adha 1447 H.

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, musibah yang menimpa korban bermula ketika ia sekeluarga berangkat mudik ke kediaman orang tuanya pada Rabu pagi (27/5).

Awalnya, korban hanya berencana menginap selama satu hari. Namun, rencana kepulangan terpaksa ditunda hingga Sabtu (30/5) karena ia beserta sang buah hati mendadak jatuh sakit.

Selama masa rawat dan ditinggal kosong, korban mengaku tetap memantau situasi kediamannya secara berkala melalui sistem kamera pengawas (CCTV).

Kecurigaan baru muncul pada Sabtu sore saat pengecekan terakhir dilakukan. Korban mendapati seluruh perangkat CCTV bagian dalam rumah mati total secara mendadak. Sementara itu, kamera pengawas di area teras depan dan luar pagar masih berfungsi dengan normal.

Merasa ada kejanggalan yang tidak biasa, korban memutuskan untuk segera bertolak pulang ke Cileunyi. Sesampainya di lokasi, kecurigaan tersebut terbukti.

Korban mendapati kondisi bagian dalam rumahnya sudah dalam keadaan acak-acakan.

Pelaku diduga berhasil masuk setelah merusak kunci utama dan membongkar paksa jendela kamar tidur yang sebenarnya sudah dilengkapi dengan teralis besi pengaman. Seluruh ruangan, mulai dari kamar utama, kamar anak, ruang tengah, hingga area dapur tidak luput dari penggeledahan pelaku.

Untuk menghilangkan jejak digital aktivitasnya, pelaku turut menggondol perangkat CCTV dalam rumah yang sebelumnya sengaja dimatikan.

Akibat kejadian ini, korban kehilangan sejumlah barang berharga berupa perhiasan emas, jam tangan, serta telepon genggam (handphone). Total kerugian materiil akibat aksi penjarahan tersebut ditaksir mencapai kurang lebih Rp35 juta.

Selain membawa kabur barang berharga, pelaku yang terekam kamera luar luar pagar sempat menyisakan barang bukti di tempat kejadian perkara (TKP).

Petugas dan pemilik rumah menemukan sebuah senjata tajam jenis pisau serta satu buah karung kosong yang diduga kuat dipersiapkan untuk membungkus sisa barang jarahan.

Kasus pembobolan rumah kosong ini telah dilaporkan secara resmi oleh pihak korban ke aparat kepolisian setempat guna penyelidikan dan pengejaran pelaku lebih lanjut. Peristiwa ini sekaligus menjadi alarm bagi masyarakat untuk selalu melipatgandakan pengamanan lingkungan pemukiman, terutama menjelang masa libur panjang keagamaan.