BANDUNG – Aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) kembali meresahkan warga Kota Bandung. Kali ini, sebuah sepeda motor milik seorang pemilik toko terpal plastik di Jalan Soekarno Hatta, Babakan Penghulu, Kecamatan Cinambo, raib digondol maling hanya dalam hitungan menit.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa nahas tersebut terjadi pada Jumat (5/6) sekitar pukul 18.58 WIB. Kejadian bermula ketika korban meninggalkan sepeda motor miliknya yang terparkir di depan toko—tepat di seberang kawasan Pinus Regency—untuk pergi ke toilet.
Korban diketahui meninggalkan sepeda motornya selama kurang lebih dua menit. Namun saat kembali, kendaraan miliknya telah raib dibawa pelaku.
Aksi nekat komplotan maling tersebut sempat terekam jelas oleh kamera pengawas (CCTV) di lokasi kejadian. Berdasarkan rekaman video, pelaku diduga kuat berjumlah lebih dari satu orang. Komplotan ini beraksi menggunakan sepeda motor berwarna hitam, di mana salah satu eksekutor lapangan terlihat turun dengan membawa kantong plastik berwarna putih sebelum menggasak motor korban.
Runtutan kejadian ini pun memicu respons dari warga sekitar. Sejumlah warga menilai modus operandi dan ciri-ciri fisik pelaku memiliki kemiripan yang identik dengan kasus curanmor yang sebelumnya terjadi di kawasan minimarket seberang SPBU Cipamokolan.
Selain penampilan luar pelaku yang dinilai sama, kedua interaksi kejahatan ini juga terjadi pada rentang waktu yang hampir mirip, yakni sekitar pukul 18.30 hingga 19.00 WIB.
Menanggapi laporan warga tersebut, pihak Command Center Teh Aanya bergerak cepat melayangkan surat resmi bernomor 050/CCTA/VI/2026 kepada Kepala Kepolisian Sektor (Polsek) Cinambo agar memproses kasus pencurian ini sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Maraknya kasus pencurian ini menjadi alarm keras bagi masyarakat Bandung untuk memperketat keamanan mandiri, seperti menggunakan kunci ganda. Warga pun berharap aparat kepolisian mengintensifkan patroli malam di kawasan rawan guna mencegah kejadian serupa terulang kembali.




