GARUT – Memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Dewan Pimpinan Cabang Relawan Antisipasi Solidaritas Bencana (RENTAN) Kabupaten Garut menggelar aksi penanaman ratusan pohon di Kampung Sukagalih, Desa Giriawas, Kecamatan Cikajang, Selasa (9/6).
Kegiatan yang melibatkan masyarakat setempat itu menjadi bagian dari upaya pelestarian lingkungan sekaligus mitigasi bencana di kawasan yang memiliki riwayat banjir dan potensi kerusakan ekosistem.
Ketua DPC RENTAN Kabupaten Garut Budiman mengatakan, pemilihan lokasi penanaman bukan tanpa alasan. Berdasarkan informasi warga, wilayah tersebut pernah dilanda banjir pada tahun 2002 sehingga perlu mendapat perhatian dalam upaya konservasi lingkungan.
“Menurut penuturan masyarakat, kawasan ini pernah mengalami banjir. Karena itu kami memilih lokasi ini sebagai bagian dari ikhtiar mitigasi bencana melalui penghijauan,” kata Budiman.
Ia menjelaskan, berbagai jenis pohon yang ditanam telah disesuaikan dengan kondisi geografis dan karakteristik lahan di wilayah Cikajang. Hingga siang hari, ratusan bibit pohon berhasil ditanam oleh relawan bersama warga.
Budiman menegaskan, tujuan utama kegiatan tersebut bukan sekadar menanam pohon, melainkan memastikan pohon-pohon tersebut tumbuh dan terawat hingga memberikan manfaat bagi lingkungan dalam jangka panjang.
“Yang paling penting bukan hanya menanam, tetapi merawatnya. Pohon-pohon ini bukan hanya untuk kita hari ini, melainkan untuk generasi yang akan datang,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi dukungan berbagai pihak yang terlibat dalam kegiatan tersebut, termasuk Sekolah Sungai Cimanuk (SSC) yang turut mendukung gerakan penghijauan di kawasan tersebut.
Menurut Budiman, masyarakat tetap dapat memanfaatkan lahan untuk kegiatan pertanian dan ekonomi. Namun, aspek keselamatan lingkungan harus menjadi pertimbangan utama agar tidak memicu bencana seperti longsor maupun banjir bandang.
“Silakan menanam komoditas yang bernilai ekonomi, tetapi jangan sampai mengabaikan fungsi pohon-pohon yang mampu menjaga kestabilan tanah dan mencegah bencana,” tegasnya.
Melalui kegiatan tersebut, RENTAN berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian alam semakin meningkat. Selain memperkuat konservasi lingkungan, gerakan penghijauan juga diharapkan mampu menjadi langkah nyata dalam mengurangi risiko bencana di masa mendatang.








