Ekonomi

Contoh Teks Sambutan Imam Sebelum Shalat Jenazah Paling Lengkap

×

Contoh Teks Sambutan Imam Sebelum Shalat Jenazah Paling Lengkap

Sebarkan artikel ini
Shalat Jenazah
Ilustrasi : Shalat Jenazah

BANDUNG – Menghadiri dan menyalatkan jenazah merupakan salah satu bentuk kepedulian dan penghormatan terakhir kepada sesama Muslim. Selain hukumnya fardu kifayah, ibadah ini juga memiliki keutamaan yang sangat besar sebagaimana dijelaskan dalam Al-Qur’an dan hadits-hadits sahih.

Sebelum shalat jenazah dimulai, imam atau tokoh agama biasanya menyampaikan sambutan singkat sebagai pengingat tentang hakikat kematian, mengajak jamaah mengikhlaskan kepergian almarhum, memohonkan ampunan kepada Allah SWT, serta meminta kesediaan keluarga dan para pelayat untuk memaafkan segala kesalahan almarhum semasa hidupnya.

Berikut contoh sambutan yang dapat disampaikan sebelum pelaksanaan shalat jenazah:

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمٰنِ الرَّحِيمِ

السَّلَامُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللَّهِ وَبَرَكَاتُهُ

إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ

Alhamdulillāh, segala puji hanya milik Allah SWT yang telah menciptakan kehidupan dan kematian sebagai ujian bagi hamba-Nya.

Shalawat dan salam semoga senantiasa tercurah kepada junjungan kita Nabi Muhammad ﷺ, keluarga, para sahabat, dan seluruh umatnya hingga akhir zaman.

Hadirin kaum Muslimin yang dirahmati Allah,

Pada hari ini kita berkumpul untuk menunaikan salah satu kewajiban fardu kifayah, yaitu menyalatkan saudara kita yang telah dipanggil oleh Allah SWT.

Allah SWT berfirman:

كُلُّ نَفْسٍ ذَائِقَةُ الْمَوْتِ

Artinya:

“Setiap yang bernyawa pasti akan merasakan mati.”

(QS. Ali Imran: 185)

Marilah kita ikhlaskan kepergian almarhum/almarhumah, karena setiap manusia akan kembali kepada Allah SWT.

Rasulullah ﷺ bersabda:

مَا مِنْ مُسْلِمٍ يَمُوتُ فَيُصَلِّي عَلَيْهِ أَرْبَعُونَ رَجُلًا لَا يُشْرِكُونَ بِاللَّهِ شَيْئًا إِلَّا شَفَّعَهُمُ اللَّهُ فِيهِ

Artinya:

“Tidaklah seorang Muslim meninggal dunia lalu dishalatkan oleh empat puluh orang yang tidak mempersekutukan Allah, melainkan Allah menerima syafaat mereka untuknya.”

(HR. Sahih Muslim)

Karena itu, marilah kita melaksanakan shalat jenazah ini dengan penuh keikhlasan, menghadirkan hati, serta memperbanyak doa memohon agar Allah SWT mengampuni dosa-dosanya, melapangkan kuburnya, menerima amal ibadahnya, dan menempatkannya di surga-Nya.

Apabila semasa hidup almarhum/almarhumah memiliki kesalahan kepada Bapak, Ibu, atau saudara sekalian, marilah kita memaafkannya dengan lapang dada, karena memaafkan merupakan akhlak yang dicintai Allah SWT.

Selanjutnya, mari kita luruskan dan rapatkan saf, serta meluruskan niat hanya karena Allah SWT.

Shalat jenazah akan kita laksanakan dengan empat kali takbir, tanpa rukuk dan sujud.

Semoga Allah SWT menerima doa kita semua.

وَاللَّهُ الْمُسْتَعَانُ

والسلام عليكم ورحمة الله وبركاته