BANDUNG – Shalat Dhuha adalah shalat sunnah yang sangat dianjurkan. Pahalanya besar dan termasuk wasiat Nabi ﷺ kepada para sahabat.
1. Dalil Keutamaan Shalat Dhuha
Rasulullah ﷺ bersabda:
عَنْ أَبِي ذَرٍّ… وَيُجْزِئُ مِنْ ذَلِكَ رَكْعَتَانِ يَرْكَعُهُمَا مِنَ الضُّحَى
“…Dan mencukupinya adalah 2 rakaat Dhuha yang ia kerjakan” HR. Muslim No. 720
2. Waktu Pelaksanaan
Dimulai ±15 menit setelah matahari terbit sampai menjelang Dzuhur.
Waktu afdhal: قَالَ النَّبِيُّ ﷺ: صَلَاةُ الْأَوَّابِينَ حِينَ تَرْمَضُ الْفِصَالُ
“Shalatnya orang-orang yang kembali taat adalah ketika anak unta kepanasan” HR. Muslim No. 748
3. Jumlah Rakaat
Minimal 2 rakaat, maksimal tidak terbatas.
كَانَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ يُصَلِّي الضُّحَى أَرْبَعًا وَيَزِيدُ مَا شَاءَ اللَّهُ
“Rasulullah ﷺ shalat Dhuha 4 rakaat dan menambah sekehendaknya” HR. Muslim No. 719
4. Niat Shalat Dhuha
Diucapkan dalam hati:
أُصَلِّي سُنَّةَ الضُّحَى رَكْعَتَيْنِ لِلَّهِ تَعَالَى
Usholli sunnatad-dhuha rok’ataini lillahi ta’aala
Artinya: “Aku niat shalat sunnah Dhuha 2 rakaat karena Allah Ta’ala”
5. Tata Cara Singkat
1. Takbiratul Ihram
2. Baca Al-Fatihah + Surat. Disunnahkan: سورة الشمس dan سورة الضحى
3. Ruku, I’tidal, Sujud
4. Salam tiap 2 rakaat
6. Doa Setelah Shalat Dhuha
اللَّهُمَّ إِنَّ الضُّحَاءَ ضُحَاؤُكَ… وَارْزُقْنِي رِزْقَكَ
“Ya Allah, bahwasanya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu… dan berilah aku rezeki dari rezeki-Mu”




