Olahraga

Perang Malvinas: Dendam Lama Membakar Semifinal Inggris vs Argentina

×

Perang Malvinas: Dendam Lama Membakar Semifinal Inggris vs Argentina

Sebarkan artikel ini
Perang Malvinas
Inggris vs Argentina bentrok di Semifinal Piala Dunia 2026! Pertemuan kompetitif pertama sejak 2002 ini dibayangi kelelahan fisik dan dendam perang Malvinas

ATLANTA – Laga klasik sarat sejarah akan tersaji di babak Semifinal Piala Dunia 2026 saat Inggris dijadwalkan bertemu dengan rival abadi mereka, Argentina. Duel perebutan tiket final ini akan digelar pada Kamis (16/7/2026) pukul 02.00 WIB di Stadion Mercedes-Benz, Atlanta, Amerika Serikat.

Sisi menarik yang belum banyak disorot media adalah fakta bahwa bentrokan ini mengakhiri kutukan “puasa pertemuan” kompetitif kedua raksasa di panggung Piala Dunia selama 24 tahun.

Pertandingan kompetitif terakhir mereka di turnamen ini terjadi pada fase grup edisi 2002 silam, ketika Inggris menang tipis 1-0 berkat eksekusi penalti ikonik David Beckham. Sejak saat itu, kedua tim dengan sejarah rivalitas panas ini tidak pernah lagi saling jegal di putaran final Piala Dunia.

Selain faktor historis, duel di Stadion Mercedes-Benz nanti diprediksi akan menjadi ujian fisik yang luar biasa ekstrem bagi kedua kubu. Hal ini dikarenakan Inggris dan Argentina sama-sama lolos dari babak perempat final setelah melalui drama melelahkan hingga babak perpanjangan waktu (extra time).

The Three Lions melaju usai menyingkirkan Norwegia dengan agregat 2-1, sementara sang juara bertahan Argentina harus memeras keringat untuk menekuk Swiss dengan skor 3-1.

Sepanjang sejarah sepak bola, kedua negara tercatat telah bertemu sebanyak 16 kali. Inggris saat ini memegang keunggulan yang sangat tipis dengan mengemas 6 kemenangan, sedangkan tim Tango membayangi dengan 5 kemenangan, dan 5 laga sisanya berakhir imbang. Rekor super ketat ini menjadi bukti betapa berimbangnya kekuatan kedua tim.

Pertandingan akbar ini juga bakal menyuguhkan bentrokan generasi yang memikat di lini tengah. Inggris akan sangat mengandalkan kreativitas dan daya jelajah gelandang muda mereka, Jude Bellingham, yang tampil impresif sepanjang turnamen. Di kubu seberang, Argentina masih akan dipimpin oleh magis sang kapten legendaris, Lionel Messi.

Kombinasi antara adu taktik, kelelahan fisik pasca-babak tambahan, dan dendam historis masa lalu dipastikan membuat tensi laga di Atlanta mendidih sejak menit pertama.

Sisi unik lainnya yang hampir dilupakan publik, tensi pertandingan Argentina melawan Inggris selalu tinggi karena dibumbui sentimen politik yang kuat. Dendam lama perang Malvinas hingga kini belum padam.

Perang Malvinas adalah perang tanpa deklarasi yang berlangsung sekitar 2 bulan antara Britania Raya dengan Argentina karena memperebutkan kepulauan Falkland.

Kepulauan ini terdiri dari 2 pulau besar dan beberapa pulau kecil lainnya di bagian selatan Samudra Atlantik, bagian timur wilayah Argentina.

Perang diakhiri dengan menyerahnya Argentina pada 14 Juni 1982, setelah tiga minggu operasi amfibi Inggris dan operasi darat mereka di Pulau Falkland Timur.