Peristiwa

Sumedang Pamer e-Simpati di Forum ASEAN, Dony Ungkap Rencana Kota Digital

×

Sumedang Pamer e-Simpati di Forum ASEAN, Dony Ungkap Rencana Kota Digital

Sebarkan artikel ini
Buapati Dony
Bupati Sumedang paparkan keberhasilan e-Simpati dan rencana Jatinangor City of Digital Knowledge di ASEAN Smart Cities Network 2026

SUMEDANG – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir tampil sebagai narasumber utama dalam ASEAN Smart Cities Network (ASCN) Annual Meeting 2026 yang berlangsung di Banyuwangi, Senin (20/7/2026). Dalam forum bergengsi yang mempertemukan pemimpin daerah se-ASEAN tersebut, Dony memaparkan progres signifikan transformasi digital di wilayahnya.

Ia menekankan bahwa digitalisasi bukan sekadar tren teknologi, melainkan solusi konkret untuk masalah masyarakat, seperti penurunan angka stunting melalui platform smart city terintegrasi bernama e-Simpati.

Dony menjelaskan bahwa Sumedang mengajukan tiga proyek utama, dengan e-Simpati sebagai yang paling sukses karena telah mengubah budaya kerja pemerintah dalam melayani ibu hamil dan balita. Selain itu, dua proyek lain yang sedang berjalan adalah Jatinangor City of Digital Knowledge dan e-Office Desa Super App.

Kolaborasi dengan Universitas Padjadjaran dan ASEAN Foundation untuk pelatihan kecerdasan buatan (AI) bagi aparatur desa menjadi bukti komitmen Sumedang dalam membangun ekosistem smart city yang berkelanjutan dan berbasis pengetahuan, memanfaatkan potensi enam perguruan tinggi di kawasan Jatinangor.

Proyek e-Office Desa Super App dirancang untuk mengintegrasikan layanan dari tingkat desa hingga kabupaten, termasuk program Desa Cantik bersama BPS untuk ketepatan data bantuan sosial. Namun, Dony mengakui adanya tantangan seperti resistensi terhadap perubahan dan keterbatasan kewenangan daerah.

Untuk mengatasi hal ini, Pemkab Sumedang fokus pada kolaborasi strategis dalam penguatan rantai pasok dan literasi digital. Langkah ini bertujuan memastikan bahwa implementasi smart city tidak hanya berhenti pada infrastruktur, tetapi benar-benar menyentuh peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui data yang akurat dan layanan yang responsif.

Ke depan, Sumedang menargetkan pembangunan Sumedang Green Smart Industrial Park dan pemanfaatan teknologi digital twin untuk mitigasi bencana. Dony menegaskan bahwa kunci keberhasilan transformasi ini adalah kemitraan. “Kami mengajak seluruh mitra pembangunan untuk bersama mewujudkan Sumedang yang cerdas,” pungkasnya.

Dengan pendekatan kolaboratif ini, Sumedang berharap dapat menjadi model percontohan pengembangan smart city yang inklusif dan bermanfaat nyata bagi 1,2 juta penduduknya di tengah dinamika regional ASEAN.