Politik dan Pemerintahan

Absen ASN Garut Dipantau Real-Time, Bupati Tegas Soal Disiplin

×

Absen ASN Garut Dipantau Real-Time, Bupati Tegas Soal Disiplin

Sebarkan artikel ini
ASN Garut
Bupati Garut Abdusy Syakur Amin pantau absen ASN secara real-time! 80% hadir tepat waktu. Simak strategi evaluasi kinerja asn garut demi birokrasi akuntabel di sini.

GARUT – Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, memimpin Apel Gabungan di Lapangan Sekretariat Daerah Kabupaten Garut, Senin (27/7/2026). Dalam amanatnya, ia menekankan urgensi peningkatan disiplin dan transparansi melalui sistem evaluasi kinerja asn garut yang terintegrasi dengan teknologi informasi. Menanggapi sorotan publik dan DPR RI terkait efektivitas birokrasi, Bupati menyatakan bahwa masukan tersebut menjadi bahan refleksi penting.

“Tidak ada salahnya kita melakukan evaluasi apakah itu benar atau mungkin sebaliknya,” ujarnya, menegaskan komitmen pemerintah untuk terus berbenah meski banyak ASN yang telah bekerja dengan dedikasi tinggi.

Abdusy menjelaskan bahwa era digital memungkinkan pemantauan kehadiran ASN secara real-time, menggantikan sistem manual yang rentan manipulasi. Jejak digital absensi kini dapat diakses cepat oleh pimpinan sebagai alat kontrol kedisiplinan. Langkah ini sejalan dengan amanat Undang-Undang ASN yang menitikberatkan pada penilaian berbasis hasil kerja, bukan sekadar kehadiran fisik.

“Saya mengingatkan kepada kita semua terkait dengan absen yang menurut saya jadi catatan,” tegasnya. Implementasi evaluasi kinerja asn garut ini bertujuan menciptakan budaya kerja yang profesional, di setiap detik waktu dinas dimanfaatkan optimal untuk pelayanan publik tanpa celah kelalaian.

Berdasarkan data per 27 Juli 2026, dari total 25.871 ASN, sebanyak 20.768 orang atau sekitar 80 persen tercatat hadir tepat waktu. Angka ini menunjukkan tren positif dibandingkan periode sebelumnya, namun Bupati menilai masih ada ruang untuk perbaikan menuju kesempurnaan. Ia memberikan apresiasi khusus kepada Satpol PP, DPMPTSP, dan Dinas Pertanian yang mencatatkan tingkat kehadiran di atas 95 persen pada Juni 2026.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa evaluasi kinerja asn garut yang ketat mampu mendorong kompetisi sehat antar-instansi, memacu seluruh aparatur untuk meningkatkan integritas dan responsivitas dalam menangani kebutuhan masyarakat di berbagai sektor pembangunan daerah.

Pemerintah Kabupaten Garut berkomitmen melanjutkan monitoring berkala guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang akuntabel. Sinergi antara pengawasan teknologi dan kesadaran individu menjadi kunci keberhasilan reformasi birokrasi.

Melalui evaluasi kinerja asn garut yang berkelanjutan, Pemkab Garut optimis dapat mencetak aparatur sipil negara yang tidak hanya disiplin administratif, tetapi juga berorientasi pada hasil nyata bagi kesejahteraan warga, memastikan setiap kebijakan berjalan efektif dan efisien demi kemajuan Kabupaten Garut yang lebih sejahtera dan berdaya saing.