Edukasi

Bupati Dony Lantik Forum OSIS, Cetak Pemimpin Muda Berkarakter

×

Bupati Dony Lantik Forum OSIS, Cetak Pemimpin Muda Berkarakter

Sebarkan artikel ini
Sumedang
Bupati Dony lantik pengurus Forum OSIS Sumedang 2026-2027. Dorong anti-bullying & literasi digital.

SUMEDANG – Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir, secara resmi melantik Pengurus Forum Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) Kabupaten Sumedang Masa Bakti 2026–2027 di Pendopo Pusat Pemerintahan Sumedang (PPS), Senin (27/7/2026). Dalam sambutannya, Bupati menekankan bahwa organisasi ini bukan sekadar wadah kegiatan ekstrakurikuler, melainkan laboratorium kepemimpinan bagi generasi muda. Ia berharap kepengurusan baru dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan membawa forum semakin maju. Langkah ini merupakan bagian integral dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat pembinaan karakter pelajar sumedang, memastikan setiap siswa tidak hanya unggul secara akademik tetapi juga memiliki integritas moral yang kokoh.

Dony menyampaikan apresiasi kepada pengurus periode sebelumnya yang telah mengawal organisasi hingga usia ke-14 tahun. Menurutnya, kematangan usia organisasi ini harus dibarengi dengan inovasi dan manfaat nyata bagi ekosistem pendidikan. “Forum OSIS menjadi ruang bagi para pelajar untuk saling belajar, berbagi kreativitas, serta menumbuhkan kedisiplinan dan kepedulian sosial,” ujarnya. Melalui kolaborasi antarsekolah, siswa dapat bertukar pengalaman dan pengetahuan, menciptakan sinergi positif yang mendukung pembinaan karakter pelajar sumedang secara menyeluruh, sehingga tercipta lingkungan belajar yang saling menguatkan dan inspiratif bagi seluruh peserta didik di wilayah tersebut.

Lebih lanjut, Bupati menegaskan peran strategis Forum OSIS sebagai garda terdepan dalam menciptakan sekolah yang aman dan nyaman. Ia meminta pengurus aktif menyuarakan gerakan anti-perundungan, anti-narkoba, anti-minuman keras, serta menolak paham LGBT. “Forum OSIS harus menjadi kekuatan pelajar dalam mewujudkan sekolah ramah lingkungan dan bebas dari berbagai bentuk kekerasan,” tegas Dony. Komitmen ini sejalan dengan visi mencetak generasi yang berakhlak mulia. Dengan menolak perilaku menyimpang, siswa diajarkan untuk menghargai perbedaan dan menjaga kesucian diri, yang merupakan fondasi utama dalam pembinaan karakter pelajar sumedang agar mereka tumbuh menjadi individu yang sehat secara fisik maupun mental.

Menghadapi era digital, Bupati juga mengingatkan pentingnya literasi media. Ia melarang penyebaran hoaks dan mengajak siswa menggunakan teknologi secara bijak. “Jadilah generasi yang cerdas, adaptif, namun tetap berpegang pada nilai moral,” pesannya. Dony yakin dari forum ini akan lahir pemimpin masa depan Sumedang yang open mind, progresif, dan mampu berkolaborasi. Melalui proses pembelajaran organisasi yang ketat, pembinaan karakter pelajar sumedang diharapkan menghasilkan calon pemimpin yang tidak hanya cakap memimpin, tetapi juga memiliki empati tinggi dan semangat gotong royong demi kemajuan daerah yang berkelanjutan.