Ekonomi

Bupati Garut dan PT Asri Indah Lestari Sepakat Genjot Event di TWA Papandayan

×

Bupati Garut dan PT Asri Indah Lestari Sepakat Genjot Event di TWA Papandayan

Sebarkan artikel ini
Bupati Garut
Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menerima kunjungan silaturahmi dari manajemen PT Asri Indah Lestari di Kantor Bupati, Rabu (29/7/2026).

GARUT – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut terus memperkuat sinergi dengan sektor swasta untuk memaksimalkan potensi pariwisata daerah. Bupati Garut, Abdusy Syakur Amin, menerima kunjungan silaturahmi dari manajemen PT Asri Indah Lestari di Kantor Bupati, Rabu (29/7/2026).

Pertemuan strategis ini fokus membahas rencana pengembangan dan pengelolaan Taman Wisata Alam (TWA Papandayan) agar mampu memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat sekitar serta meningkatkan daya tarik destinasi unggulan Garut tersebut.

Bupati Abdusy Syakur Amin menegaskan pentingnya komunikasi intensif antara pemda dan pengelola kawasan. Ia menilai wisata pegunungan seperti TWA Papandayan memiliki magnet kuat bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Untuk itu, Pemkab Garut berkomitmen menghidupkan kawasan melalui berbagai agenda kegiatan. “Supaya ke depan pariwisata itu semakin maju, dan bisa memberikan manfaat kepada dua belah pihak,” ucapnya.

Bupati juga menjanjikan dukungan penuh untuk penyelenggaraan event-event menarik di lokasi tersebut guna memikat lebih banyak pengunjung.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama PT Asri Indah Lestari, Graha Kartika Kaban, menyambut baik arahan Bupati. Ia menyampaikan apresiasi atas keterbukaan pemda dalam membangun kolaborasi. “Tujuannya satu, memajukan pariwisata di Kabupaten Garut supaya masyarakat lebih mengenal dan suka berkunjung keliling pariwisata di sini,” kata Graha.

Pihaknya menyadari bahwa masih banyak spot potensial di TWA Papandayan yang perlu dikembangkan secara optimal untuk memperkaya pengalaman wisatawan yang datang.

Meski demikian, Graha menekankan bahwa seluruh rencana tata kelola kawasan akan tetap dikonsultasikan dengan Pemerintah Pusat, khususnya Kementerian Kehutanan sebagai pemangku otoritas utama. “Kami tidak bisa bergerak tanpa arahan dan petunjuk dari Kementerian Kehutanan,” ungkapnya.

Sementara itu, terkait infrastruktur penunjang seperti akses jalan, Graha menyerahkan sepenuhnya kebijakan pembangunan kepada Pemkab Garut. Sinergi antara visi pengelola, eksekusi pemda, dan regulasi pusat diharapkan menjadi kunci keberhasilan revitalisasi TWA Papandayan sebagai destinasi wisata kelas dunia di Jawa Barat.