Hukrim

Kebun Singkong Karangjaya Jadi TKP, Pria Tewas Diduga Dibacok

×

Kebun Singkong Karangjaya Jadi TKP, Pria Tewas Diduga Dibacok

Sebarkan artikel ini
Polisi melakukan olah TKP di kebun singkong Kampung Ciaren, Karangjaya, Tasikmalaya
Polisi melakukan olah TKP di kebun singkong Kampung Ciaren, Karangjaya, Tasikmalaya, lokasi pria 45 tahun ditemukan meninggal dunia.

TASIKMALAYA — Kebun singkong di Kampung Ciaren, RT 10/RW 10, Desa Karangjaya, Kecamatan Karangjaya, Kabupaten Tasikmalaya, mendadak menjadi lokasi kejadian perkara (TKP) setelah seorang pria ditemukan meninggal dunia, Rabu (19/8/2026) siang.

Korban berinisial TH (45) diduga menjadi korban penganiayaan menggunakan senjata tajam. Peristiwa tersebut sontak menggegerkan warga sekitar, terlebih pria yang diduga terlibat dalam kejadian itu disebut masih tinggal di kampung yang sama dan merupakan tetangga korban.

Kapolsek Karangjaya, Iptu Saptaji, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Menurutnya, korban dan pria yang diamankan memang tinggal bertetangga dengan jarak rumah sekitar 200 meter.

“Ya, benar ada kejadian itu. Tersangka dan korban tetanggaan. Jarak antar rumahnya sekitar 200 meter,” ujar Saptaji.

Namun, polisi belum mengungkap secara rinci motif maupun kronologi penganiayaan. Penyidik masih melakukan pendalaman untuk mengetahui hubungan korban dengan pria yang diamankan serta pemicu terjadinya peristiwa tersebut.

Setelah menerima laporan, petugas Polsek Karangjaya bersama Tim Inafis Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP. Sejumlah barang bukti turut diamankan, sementara beberapa saksi dimintai keterangan.

Polisi juga memasang garis polisi di sekitar kebun singkong untuk menjaga lokasi tetap steril selama proses penyelidikan.

Jenazah korban kemudian dievakuasi menggunakan ambulans menuju RSUD dr. Soekardjo Kota Tasikmalaya. Jasad TH tiba di kamar mayat rumah sakit sekitar pukul 12.45 WIB dalam kantong jenazah untuk menjalani penanganan lebih lanjut.

Dalam perkara tersebut, polisi telah mengamankan seorang pria berinisial ERS (35) yang diduga berkaitan dengan kejadian. ERS sempat dibawa ke Polsek Karangjaya sebelum kemudian dipindahkan ke Mapolres Tasikmalaya Kota untuk menjalani pemeriksaan.

Penyidik kini masih mendalami keterangan ERS dan sejumlah saksi. Motif, pemicu, serta rangkaian kejadian yang menyebabkan korban kehilangan nyawa masih dalam penyelidikan.

Bagi warga Kampung Ciaren, peristiwa tersebut meninggalkan duka sekaligus tanda tanya. Kebun singkong yang selama ini menjadi bagian dari aktivitas warga berubah menjadi lokasi peristiwa berdarah.

Polisi memastikan proses penyelidikan terus dilakukan untuk mengungkap fakta secara utuh dan menentukan status hukum pihak yang diamankan berdasarkan bukti yang diperoleh.