MANCHESTER — Pertandingan megah antara dua kekuatan finansial dan sepak bola Eropa, Manchester City dan Paris Saint-Germain, siap memanaskan atmosfer Stadion Etihad pada Kamis (15/10/2026) pukul 02.00 WIB. Bentrokan pada matchday 2 Fase Liga Liga Champions UEFA 2026-2027 ini diprediksi berjalan sengit.
Tuan rumah Manchester City menatap laga ini dengan kepercayaan diri tinggi di bawah arahan manajer baru Enzo Maresca. The Citizens baru saja melibas rival berat Liverpool tiga gol tanpa balas di Anfield. City akan kembali mengandalkan ketajaman Erling Haaland yang sudah mengemas 8 gol musim ini. Seluruh pilar utama City dipastikan bugar dan siap tempur.
Di kubu lawan, PSG datang dengan status juara bertahan Liga Champions selama dua musim berturut-turut. Skuad asuhan Luis Enrique membuka kampanye Eropa musim ini dengan kemenangan telak 6-1 atas Slovan Bratislava. PSG akan bertumpu pada Ferran Torres yang sedang on-fire dengan torehan 7 gol. Meski kehilangan Senny Mayulu akibat cedera paha, kedalaman skuad Les Parisiens tetap menakutkan.
Sejarah mencatat Stadion Etihad selalu angker bagi PSG. Dari empat kunjungan sebelumnya, mereka tidak pernah menang dengan catatan tiga kali kalah dan satu kali imbang. Namun, PSG punya modal psikologis dari pertemuan terakhir di fase liga musim 2024/2025, saat mereka comeback fantastis membungkam City 4-2 di Paris.
Berdasarkan analisis superkomputer Opta, Manchester City lebih diunggulkan dengan peluang kemenangan 44,1 persen, berbanding 32 persen milik PSG, sementara probabilitas hasil imbang 23,9 persen.
Pencinta sepak bola di Indonesia dapat menyaksikan duel taktik dan bintang ini melalui siaran langsung di SCTV atau live streaming di platform Vidio.
Laga ini bukan sekadar perebutan tiga poin. Ia adalah pertarungan gengsi antara dua proyek ambisius yang dibangun dengan dana tak terbatas. City ingin membuktikan era Maresca mampu melampaui warisan Guardiola. PSG ingin menegaskan dominasi mereka sebagai raja Eropa.








