Daerah

Jelang Pilkades Digital, Dony Ajak Jajaran Luruskan Niat!

×

Jelang Pilkades Digital, Dony Ajak Jajaran Luruskan Niat!

Sebarkan artikel ini
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir saat mengikuti doa bersama jelang Pilkades digital.
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir saat mengikuti doa bersama jelang Pilkades digital.

SUMEDANG – Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa Serentak secara digital, Pemkab Sumedang menggelar doa bersama di Ruang Depan Gedung Negara, Selasa (27/10/2026) malam. Kegiatan ini menjadi ikhtiar spiritual untuk memohon kelancaran, keamanan, dan kesuksesan pelaksanaan Pilkades digital Sumedang.

Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir bersama Wakil Bupati M. Fajar Aldila mengikuti doa bersama Pilkades yang dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Sekretaris Daerah Tuti Ruswati, serta para pejabat dan jajaran perangkat daerah. Penceramah Ustaz Faqih turut memberikan tausiah dalam kegiatan yang penuh khidmat tersebut.

Dalam sambutannya, Bupati Dony menegaskan bahwa Pilkades digital bukan sekadar agenda rutin pemerintahan. Menurutnya, ini adalah momentum penting bagi Kabupaten Sumedang untuk berkontribusi dalam transformasi demokrasi di Indonesia. “Ini hajat kita bersama dan tanggung jawab kita bersama untuk menyukseskannya,” ujarnya.

Bupati Dony mengingatkan seluruh jajaran yang terlibat agar berpegang pada tiga hal utama: meluruskan niat, menyempurnakan ikhtiar, dan berdoa kepada Allah SWT. Ia menekankan bahwa tugas menyukseskan Pilkades digital Sumedang harus diniatkan sebagai ibadah karena menjadi bagian dari upaya memfasilitasi kedaulatan rakyat.

“Kalau niatnya lurus, insyaallah Allah akan memudahkan kita. Apa yang kita lakukan, mulai dari kebijakan, arahan, hingga pekerjaan, mudah-mudahan menjadi pahala,” katanya. Ia juga mengapresiasi kerja keras seluruh unsur yang telah mempersiapkan pelaksanaan, mulai dari Forkopimda, TNI, Polri, kejaksaan, hingga petugas teknis di tingkat desa.

Pemkab Sumedang telah melakukan berbagai persiapan, termasuk sosialisasi, pelatihan kelompok penyelenggara pemungutan suara, simulasi pemilihan, serta pengecekan kesiapan perangkat dan infrastruktur. Bupati juga menyoroti pentingnya mengantisipasi kendala teknis, khususnya terkait pasokan listrik dan perangkat pencetak bukti pemilihan.

Koordinasi dengan PLN serta penyiapan perangkat cadangan seperti uninterruptible power supply menjadi bagian dari langkah mitigasi. “Lakukan pengecekan persiapan secara matang. Semua harus melakukan monitoring dan evaluasi sehingga sekecil apa pun kekurangan bisa terdeteksi sejak dini,” pungkasnya.

Melalui doa bersama Pilkades ini, seluruh jajaran diharapkan memiliki kesiapan mental dan spiritual dalam menyukseskan Pilkades digital Sumedang. Keberhasilan pelaksanaannya diharapkan menjadi model yang dapat memberikan inspirasi bagi pengembangan sistem pemilihan di tingkat yang lebih luas. Sumedang siap mencatatkan sejarah baru dalam transformasi demokrasi desa di Indonesia.