MANCHESTER – Kemenangan dramatis Manchester City atas Brighton 4-3 lewat adu penalti di babak keempat Carabao Cup menyajikan malam penuh drama di Stadion Etihad. Setelah bertarung sengit selama 90 menit dengan skor imbang 2-2, pahlawan tak terduga muncul di bawah mistar gawang The Citizens.
Kiper cadangan City, Geronimo Rulli, tampil luar biasa dengan menepis dua eksekusi penalti Brighton yang dilepaskan oleh Yasin Ayari dan Lewis Dunk. Aksi heroiknya itu sekaligus mengunci tiket perempat final bagi sang juara bertahan.
Pertandingan berjalan intens sejak menit awal dengan Brighton yang tampil berani menekan tuan rumah. The Seagulls bahkan unggul dua kali lebih dulu di waktu normal melalui Malick Yalcouye pada menit ke-30 dan Georginio Rutter di menit ke-47.
Mentalitas juara City berbicara saat gelandang Mateo Kovacic menyamakan kedudukan pada menit ke-40. Bek muda Vitor Reis juga mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-72, memaksa laga langsung berlanjut ke babak tos-tosan tanpa perpanjangan waktu.
Dalam laga ini, pelatih memilih mengistirahatkan Erling Haaland dan Kevin De Bruyne penuh di bangku cadangan untuk menjaga kebugaran. Meski demikian, eksekutor City sempat gagal sekali melalui Matheus Nunes yang tendangannya melebar.
Rotasi yang dilakukan City pada laga ini menjadi sorotan mengingat padatnya jadwal yang harus dilalui pasukan The Citizens. Kemenangan ini membuktikan kedalaman skuad City yang mumpuni meski tanpa gelandang dan striker andalannya.
Kedua tim tidak punya banyak waktu untuk bersantai karena mereka akan langsung berhadapan kembali pada Sabtu, 31 Oktober 2026 pukul 22.00 WIB. Kali ini, Etihad Stadium kembali menjadi saksi duel mereka dalam lanjutan Game Week 9 Premier League.
Duel ganda dalam kurun waktu dua hari ini jelas menjadi ujian mental dan fisik yang berat bagi kedua kesebelasan. Brighton dipastikan membawa misi balas dendam, sementara City berambisi melanjutkan dominasi di kandang sendiri.
Pelatih Brighton tentunya akan mengevaluasi kegagalan anak asuhnya mempertahankan keunggulan di waktu normal. Mereka harus segera melupakan kekecewaan ini dan fokus pada pertarungan taktis di ajang liga utama akhir pekan nanti.




