GARUT – Bupati Garut Abdusy Syakur Amin meminta jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Garut meningkatkan kualitas pelayanan publik menjelang arus mudik Lebaran 1447 H.
Instruksi tersebut disampaikan Syakur saat memimpin apel gabungan di Lapangan Sekretariat Daerah Kabupaten Garut di Jalan Pembangunan, Kecamatan Tarogong Kidul, Senin (9/3/2026).
Menurut Syakur, momentum mudik Lebaran menjadi kesempatan penting bagi pemerintah daerah untuk menunjukkan perkembangan pembangunan serta kualitas pelayanan kepada masyarakat, khususnya para perantau yang kembali ke kampung halaman.
“Momentum ini menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa Garut sekarang lebih baik dibanding sebelumnya,” ujar Syakur.
Ia juga menginstruksikan seluruh perangkat daerah untuk memperhatikan kebersihan kantor serta lingkungan sekitar agar wajah Kabupaten Garut terlihat rapi dan nyaman bagi masyarakat maupun para pemudik yang datang.
Selain kebersihan, Bupati Garut juga meminta adanya penataan lingkungan, termasuk pemangkasan pohon yang dinilai mengganggu estetika maupun keamanan.
Syakur turut meminta Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Garut segera melakukan pemeliharaan jalan guna memastikan jalur transportasi tetap lancar selama arus mudik dan arus balik Lebaran.
“Saya minta jalan-jalan diperbaiki sesuai kemampuan pemeliharaan. Jangan sampai jalur transportasi terganggu oleh kondisi jalan yang buruk,” katanya.
Tak hanya itu, ia juga meminta Dinas Kesehatan Kabupaten Garut menyiagakan petugas dan fasilitas kesehatan, termasuk penyediaan rest area bagi para pemudik.
Sementara itu, Dinas Pemadam Kebakaran Kabupaten Garut serta Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Garut diminta tetap dalam kondisi siaga penuh selama periode mudik Lebaran.
Di sisi lain, Syakur mengapresiasi sejumlah dinas yang mulai aktif melaporkan kegiatan mereka melalui media sosial sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas kepada publik.
Namun ia menegaskan, penggunaan media sosial tersebut harus dimaknai sebagai sarana pertanggungjawaban kepada masyarakat, bukan sekadar mencari popularitas.
Pada kesempatan itu, Syakur juga menegaskan aturan disiplin bagi ASN, termasuk larangan menggunakan kendaraan dinas untuk keperluan mudik pribadi.
“Untuk mudik kami tetapkan tidak mengizinkan kendaraan dinas dipakai mudik. Gunakan kendaraan pribadi saja,” tegasnya.








