Politik dan Pemerintahan

Dampak Perang Timur Tengah: Prabowo Ajak Rakyat Bersiap Hadapi Kesulitan

×

Dampak Perang Timur Tengah: Prabowo Ajak Rakyat Bersiap Hadapi Kesulitan

Sebarkan artikel ini
Presiden Prabowo Subianto
Presiden Prabowo Subianto

JAKARTA – Presiden Prabowo Subianto mengingatkan masyarakat Indonesia untuk bersiap menghadapi potensi dampak ekonomi dan geopolitik akibat konflik yang kembali memanas di kawasan Timur Tengah.

Menurut Prabowo, situasi global yang tidak menentu berpotensi memicu berbagai kesulitan bagi banyak negara, termasuk Indonesia. Dampak tersebut bisa dirasakan pada sektor energi, pangan, hingga stabilitas ekonomi dunia.

Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan pembangunan Jembatan Bailey dan Jembatan Arko di kawasan Majapahit, Senin (9/10).

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menegaskan bahwa konflik bersenjata yang melibatkan sejumlah negara di kawasan strategis dunia sering kali menimbulkan efek domino terhadap berbagai sektor ekonomi global.

“Akibat perang di Timur Tengah, kita harus siap menghadapi kesulitan. Tapi kita harus berani mengatasi kesulitan itu,” ujar Prabowo.

Ia menambahkan, masyarakat perlu memahami bahwa konflik di kawasan strategis dunia dapat berdampak langsung terhadap rantai pasok internasional, harga energi, serta perdagangan global.

Meski demikian, Prabowo memastikan pemerintah tidak akan tinggal diam menghadapi situasi tersebut. Berbagai langkah antisipatif telah disiapkan untuk menjaga stabilitas nasional, terutama dalam masa transisi yang penuh tantangan.

Menurutnya, pemerintah akan mengambil kebijakan yang berpihak pada ketahanan ekonomi nasional agar dampak dari gejolak global dapat ditekan semaksimal mungkin.

“Kita tidak menutupi kesulitan. Kita tidak pura-pura tidak ada kesulitan. Tapi kita ingin mengatasinya dengan sikap yang berani dan terbuka,” tegasnya.

Prabowo juga menekankan bahwa Indonesia memiliki fondasi ekonomi yang cukup kuat untuk menghadapi tantangan global. Salah satunya adalah stabilitas sistem keuangan nasional yang didukung oleh lembaga seperti Bank Indonesia.

Selain itu, Indonesia dinilai memiliki sumber daya alam yang melimpah yang dapat menjadi kekuatan utama dalam menghadapi gejolak ekonomi dunia.

“Kekuatan kita besar. Kekayaan kita luar biasa. Tapi harus kita kelola dengan lebih baik lagi,” kata Prabowo.

Ia pun menyatakan akan menyampaikan penjelasan yang lebih komprehensif kepada masyarakat mengenai situasi global yang sedang berkembang serta langkah-langkah pemerintah dalam menghadapinya.

Dalam waktu dekat, Presiden berencana memberikan taklimat kepada seluruh rakyat Indonesia terkait kondisi global dan strategi pemerintah untuk menjaga stabilitas nasional di tengah ketidakpastian dunia.