SUKABUMI – Warga Kecamatan Cikembar memadati Lapang Sepakbola Bojong, Desa Bojong, Kabupaten Sukabumi, Selasa (10/3). Mereka berburu sembako murah dalam kegiatan Bazar Ramadan 1447 Hijriah yang digelar oleh Dinas Perdagangan dan Industri Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan bazar tersebut dibuka langsung oleh Bupati Sukabumi, Asep Japar. Berbagai kebutuhan pokok dijual dengan harga lebih murah dibandingkan harga pasar, mulai dari telur, beras, minyak goreng, sayuran hingga buah-buahan.
Selain sembako, bazar juga menjadi ajang promosi bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) di wilayah Kecamatan Cikembar yang turut menjajakan berbagai produk unggulan mereka.
Salah seorang warga, Imas, mengaku sengaja datang dari Kampung Bungurpandak untuk membeli kebutuhan rumah tangga. Ia menilai harga sejumlah komoditas di bazar jauh lebih murah dibandingkan di warung biasa.
“Telurnya murah sekali dibanding di warung. Jadi sangat membantu masyarakat,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Tina, warga Desa Bojong. Menurutnya, hampir seluruh kebutuhan pokok yang dijual di bazar tersebut memiliki harga yang lebih terjangkau.
“Harganya murah. Kalau bisa bazar seperti ini sering diadakan,” katanya.
Dalam sambutannya, Bupati Asep Japar mengatakan Lapang Bojong dipilih sebagai lokasi bazar karena dinilai strategis dan mudah dijangkau masyarakat.
“Aksesnya mudah dan strategis, sehingga ini menjadi pilihan tepat untuk mengadakan bazar,” ujar Asep.
Ia juga mengajak para pelaku UMKM untuk memanfaatkan kegiatan bazar sebagai sarana promosi sekaligus meningkatkan kualitas produk agar dapat dikenal lebih luas oleh masyarakat.
“Manfaatkan bazar ini sebagai ajang peningkatan kualitas produk dan mempromosikan secara lebih luas,” ajaknya.
Selain itu, Asep juga mengimbau masyarakat untuk mencintai serta membeli produk lokal sebagai bentuk dukungan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.
“Mari kita cintai dan beli produk lokal. Dengan membeli produk lokal, kita turut menggerakkan perekonomian daerah,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Asep juga menyampaikan program pemerintah daerah berupa fasilitas kredit permodalan tanpa bunga bagi pelaku UMKM melalui BPR Sukabumi.
“Ada program pemberian kredit permodalan tanpa bunga melalui BPR Sukabumi. UMKM bisa memanfaatkan program itu untuk mengembangkan usaha,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Disdagin Kabupaten Sukabumi, Dani Tarsoni, mengatakan bazar Ramadan tersebut akan berlangsung selama tiga hari, mulai 10 hingga 12 Maret 2026.
“Bazar ini melibatkan 40 pelaku UMKM dari berbagai sektor, mulai dari produk makanan, kerajinan tangan hingga busana. Semuanya merupakan hasil karya pelaku usaha lokal Kabupaten Sukabumi,” pungkasnya.




