Politik dan Pemerintahan

Cuaca Ekstrem Mengancam, Bupati Bandung Keluarkan Surat Edaran Darurat

68
×

Cuaca Ekstrem Mengancam, Bupati Bandung Keluarkan Surat Edaran Darurat

Sebarkan artikel ini
Bupati Bandung
Bupati Bandung Dadang Supriatna resmi mengeluarkan Surat Edaran Nomor 400.9.9/002/0197/BPBD tentang Peringatan Cuaca Ekstrem di Kabupaten Bandung

Pemerintah Kabupaten Bandung meningkatkan status kewaspadaan menghadapi cuaca ekstrem yang berpotensi memicu bencana hidrometeorologi di seluruh wilayah Kabupaten Bandung.

Sebagai langkah antisipatif, Bupati Bandung Dadang Supriatna resmi mengeluarkan Surat Edaran Nomor 400.9.9/002/0197/BPBD tentang Peringatan Cuaca Ekstrem di Kabupaten Bandung, yang berlaku untuk seluruh wilayah di 31 kecamatan.

Surat edaran tersebut ditujukan kepada seluruh camat, kepala desa dan lurah, serta masyarakat luas sebagai pedoman mitigasi dini menghadapi potensi bencana alam.

“Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terkini dari BMKG, masyarakat kami imbau untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama pada akhir Januari hingga awal Februari,” ujar Bupati Bandung yang akrab disapa Kang DS, Kamis (29/1).

Menurut informasi BMKG Stasiun Klimatologi Jawa Barat, wilayah Kabupaten Bandung diprediksi mengalami peningkatan curah hujan signifikan, mulai dari intensitas sedang hingga sangat lebat, yang berpotensi disertai petir, kilat, dan angin kencang.

BMKG memprakirakan periode cuaca ekstrem ini berlangsung sejak 23 Januari hingga awal Februari, dengan risiko tinggi terhadap banjir, longsor, dan angin kencang di sejumlah wilayah rawan.
Kang DS menjelaskan, cuaca ekstrem dipicu oleh kombinasi fenomena La Nina lemah, meningkatnya aktivitas gelombang atmosfer, serta suhu muka laut yang hangat di sekitar Jawa Barat, yang mempercepat pembentukan awan hujan.

“Seluruh faktor ini meningkatkan potensi hujan lebat yang harus diantisipasi bersama,” tegasnya.

Pemkab Bandung pun meminta seluruh aparat kecamatan dan desa untuk melakukan pemantauan wilayah secara berkala, memperkuat koordinasi lintas sektor, dan segera melaporkan apabila terjadi keadaan darurat.

“Kami mengajak masyarakat tetap beraktivitas seperti biasa, namun waspada dan aktif memantau informasi cuaca resmi dari BMKG,” pungkas Kang DS.